andini

ini adalah novel pertamaku. pertama yang terbit maksudnya. sebelumnya sih udah ada beberapa tulisan lain yang disimpan di buku tulis bergaris ataupun di komputer. keberanian buat memunculkan sebuah karya ini berangkat dari kepepet sih sebenernya. tahun 2006 adalah tahun pertama jadi pengangguran. di rumah aja, mau ngapain ya? hehe.. inilah keluhan standar dari para ibu seperti aku. eh, bongkar-bongkar lemari. ketemulah sepucuk surat yang gak pernah kukirim. buat mantan pacar. cuma dari surat yang ditulis di loose leaf berwarna hijau muda itu, terbersitlah untuk membuatnya menjadi sebuah novel.

ceritanya sih standar aja, tentang obsesi perempuan yang udah merit (gue banget, hehe) tapi dia masih tetap terobsesi sama mantan pacarnya. yang jadi masalah adalah: suaminya mengijinkan dia untuk ketemu sama sang mantan. auw.. enak bener nih perempuan. yang ada di kepala suami sih sebenernya simple aja, ini istri udah baik banget selama ini. gak neko-neko, jadi nggak ada salahnya mengabulkan salah satu obsesinya. suami yang aneh…

udah ah, ceritanya itu aja. kalau mau tahu, cari sendiri di toko buku. bukan di toko kain. terus abis itu, kalo udah selesai baca, bantu dengan do’a biar royaltinya segera dibayar. soalnya yang nerbitin sekarangudah ilang nggak tau kemana. hehe… aku tau sih, suatu saat dia pasti akan bayar royaltinya. duitnya gak seberapa kali, dibanding rasa tidak nyamannya dikejar-kejar banyak orang.

← vanya
scorci →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

Ambar Margi; o. Mumi

Waktu rasanya begitu panjang tetapi aku tidak benar-benar merasa ada di dalamnya. Yang kuingat hanya kami sampai di sebuah motel di pinggiran kota. Seseorang menghampiri kami lalu menanyakan mau berapa lama kami menginap. Aku tidak memahami sepenuhnya pembicaraan lek Minto dan orang itu. Setelah terjadi kesepakatan, orang itu menunjukkan arah,...

Read More →

Bapak Pulang

Beberapa kali saya menulis draft tulisan tentang Bapak, tetapi selalu terdistrak, sampai akhirnya terlambat. Sekarang Bapak sudah tidak akan membaca tulisan ini. Tapi memang Bapak tidak perlu membacanya. Bapak tahu apa yang dilakukannya dan dirasakan oleh anak-anaknya. Saya dilahirkan di kota kecil Salatiga, dikelilingi oleh orang-orang tua yang membentak anaknya,...

Read More →

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →