missing

I step off the train
I’m walking down your street again and past your door
But you don’t live there any more
It’s years since you’ve been there
But now you’ve disappeared somewhere like outer space
You’ve found some better place

And I miss you – like the deserts miss the rain

Could you be dead?
You always were two steps ahead of everyone
We’d walk behind while you would run
I look up at your house
And I can almost hear you shout down to me
Where I always used to be

And I miss you – like the deserts miss the rain

Back on the train
I ask why did I come again?
Can I confess I’ve been hanging around your old address?
The years have proved to offer nothing since you moved
You’re long gone
But I can’t move on

And I miss you – like the deserts miss the rain

Can’t say anything about this song. It’s like my soul trapped into that train. Hhhhh

← saddest poem
my favorite part →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. Verse:
    Am.. (sampe bosen, walo ada chord lainnya.. Am saja sudah cukup)

    Reff:
    Am F G F
    Am F G F

    Verse:
    Am.. (sampe bosen…)

    Love this song too…
    I miss you.. like the desserts miss the rain..

  2. Angga…
    thanks for the chord
    Aseeekkk, ntar malem bisa main gitar lagu ini. Bosen nyanyi Donna Donna terus…
    😛

  3. huhuhuhu..edan ni lagu tahun 97-annnn disaat aku mulai ngerti lagu lagu n blajar kaset2 uhhh diyannnn…this is great song…malah sekarang di remix banyak banget..apa aku yang ketinggalan sama remixnya yahh..cuman di tempat clubing yang sering aku datengin cieee kemaki clubbing..lagu ini kembali muncul barengan Show Me Love nya Robyn s
    miss uuuuuu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

Mangga Indramayu dan Exploitasi Tubuh Perempuan

Apa yang muncul di kepala tentang Indramayu? Mangganya yang enak? Perempuannya yang cantik? Atau keduanya secara bersamaan? Dua tahun lalu, pada saat menyelesaikan tugas akhir kuliah, saya menghabiskan beberapa waktu tinggal di Indramayu untuk mengumpulkan data. Indramayu—satu kabupaten di Jawa Barat—bukan tempat yang asing buat saya. Sebelumnya, bersama OnTrackMedia Indonesia,...

Read More →

Ketika Ibu Melupakanku

Lagi-lagi, di saat beberes lapak, saya menemukan bahwa di sini belum pernah tertulis apapun yang berkaitan dengan novel Ketika Ibu Melupakanku. Novel ini diangkat dari kisah nyata DY Suharya yang ibunya terkena demensia. Menurut yang sudah membaca, mengharu biru dan bikin mewek. Saya sendiri ingat beberapa kali nangis dalam proses...

Read More →

Taj Mahal, Monumen Egois

Lebih dari empat tahun lalu saya mendapat kesempatan melakukan perjalanan ke India, untuk mengikuti Konferensi Alzheimer se-Asia. Thanks to ALZI for this. Dan seperti halnya India 1st time traveler, pasti akan menjadikan Taj Mahal sebagai salah satu tujuan wajib. Karena waktu yang kami miliki tidak banyak, maka menyewa seorang pemandu...

Read More →

Semalang di Malaysia

Setiap perjalanan selalu meninggalkan bekas yang berbeda. Begitu juga dengan perjalanan saya ke Malaysia beberapa waktu yang lalu. Perjalanan ini sama sekali bukan perjalanan wisata. Kami empat orang di dalam satu tim yang sedang mengemban misi untuk pengambilan gambar untuk video training calon Buruh Migran Indonesia (BMI) dengan tujuan Malaysia....

Read More →

Rahasia Hati

Baru sadar banget bahwa saya belum pernah menulis apapun tentang Rahasia Hati, novel saya yang ke-4, terbit 2012. Maka karena udah agak terlalu lama buat mereview tulisan sendiri, saya browsing dan menemukan beberapa tulisan yang merupakan review atau sinopsis novel itu. Silahkan dibaca sendiri dan... terima kasih sudah menulis tentang...

Read More →

Adik Sampai Tua

Hari itu suasana GOR lain dari biasanya. Ibu-ibu baik hati yang memakai seragam biru berkumpul semua setelah beberapa diantaranya menjemput teman-temanku. Temanku juga datang semua bersama ibu-ibu mereka. Tapi aku tidak melihat si Bapak. Kami menyebutnya bapak karena dia seperti bapak untuk kita semua. Sebetulnya dia itu sama seperti ibu-ibu...

Read More →