so close

From Disney’s Enchanted movie
Composed by: Alan Menken
Sung by: Jon McLaughlin

You’re in my arms
And all the world is gone
The music playing on
For only two
So close together
And when I’m with you
So close to feeling alive

A life goes by
Romantic dreams must die
So I bid mine goodbye and never knew
So close was waiting,
Waiting here with you
And now forever I know
All that I wanted to hold you
So close

So close to reaching that famous happy end
Almost believing this one’s not pretend
Now you’re beside me and look how far we’ve come
So far we are so close

Oh, how could I face the faceless days
If I should lose you now?
We’re so close
To reaching that famous happy end
Almost believing this one’s not pretend
Let’s go on dreaming for we know we are
So close
So close, and still
So far …

Yes, makasih mas Gat yang ngasih lirik ini pada akhirnya, untuk mengingatkan kalau aku bukan satu-satunya orang yang tidak mendapatkan cintaku.

Anyway mas, kenapa nggak kita ubah kata tidak mendapatkan menjadi, belum mendapatkan? Atau menjadi, mungkin kita sedang dikasih ujian kesetiaan sama yang punya hidup? Hiii… kok terus membawa-bawa Tuhan ya..

Thanks anyway. Bandungnya???? Next honeymoon aku gak mau ketinggalan pokoknya. Awas aja!!

← What are you gonna be when you’re old?
H-A-T-I →

Author:

Dian Purnomo adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dian lahir 19 Juli 1976 di Salatiga.

  1. yah Yan… gimana ya… pengen sih katanya aku ubah menjadi “belum mendapatkan” cuma takutnya pas ketika aku mendapatkan dirinya, akunya udah lelah dan mulai melihat ada cahaya di tempat lain 🙂

    ayo ikut ke bandung… masalah kantong jangan kuatir, kita nge-gembel aja di sana. numpang tidur kanan kiri, kalau perlu ngamen buat makan… kapan lagi jalan ke bandung sama orang kayak aku ini… hayuk! Apa jadinya honemoon tanpa my honey hihihihi 😉

  2. kantong kan ga perlu dibawa..emang kanguru 😛 yg perlu dibawa itu..perasaan bosan dan capek..abis tu ditinggal ajah disana :D..heuheu..ga perlu kantong 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Logan, Perlindungan Anak dan Alzheimer

Minggu lalu saya nonton Logan dengan anak saya. Ya, saya boleh disalahkan karena Vanya belum 17 tahun dan dia ikut nonton film penuh kekerasan itu, dan saya mengizinkannya. Tapi rupanya dia punya mekanisme menghindari nonton adegan kekerasan. Tiap ada adegan kekerasan dia memalingkan seluruh wajahnya ke HP dan scrolling entah...

Read More →

Perempuan Tidak Sama dengan Ibu

Selamat Hari Perempuan Sedunia! Hari ini berbeda dari hari-hari lain ketika saya menggunakan google untuk mencari informasi. Biasanya saya selalu senyum senang melihat doodle yang lucu-lucu dan super kreatif. Tapi kali ini, doodle yang muncul agak membuat saya berpikir keras. Doodle hari ini adalah 8 ilustrasi yang menggambarkan perempuan dan...

Read More →

The Last Page

Pagi ini saya berharap bangun pagi dan mendapat keceriaan hari Minggu yang paling berhak saya dapatkan. Tapi rupanya berita yang pertama masuk adalah berita duka. Tommy Page meninggal dunia. Yang bikin lebih miris lagi adalah penyebab meninggalnya karena bunuh diri. Saya segera mencari tahu apa yang terjadi, tetapi kebanyakan informasi...

Read More →

Secret Sender

Malam ini neneknya Vanya menanyakan ke saya, apakah saya mengirim bunga untuk anak saya. Hmmm... sore tadi kita nonton Logan bareng, jadi kayaknya agak aneh kalau saya mengirimkan bunga setelahnya. Kalau ada yang mau saya kirim ke anak saya, adalah makanan. Biar dia nyemil sambil belajar atau baca buku/novel/apapun. Kayak...

Read More →

Simposium Lingkungan Ramah Demensia

Kembali semesta memberi saya kado istimewa tahun ini. Perjalanan ke Nagoya ini seharusnya ditujukan pada kolega saya, DY tetapi karena dia sendiri harus berkeliling Eropa untuk memenuhi undangan pertemuan Dementia Council, maka saya yang mendapat keuntungan. Sebuah perjalanan ke negara yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, serta belajar langsung dari...

Read More →

Selingkuh

Akhirnya saya memutuskan mengakhiri selingkuh setelah bermalam-malam mengalami kesulitan tidur dan produktivitas terganggu karenanya. Yang di atas itu adalah headline untuk mendapatkan traffic tinggi bagi website para artis atau politisi. Kalau saya, berita sesungguhnya adalah: Saya baru saja menyelesaikan membaca novel Selingkuh yang ditulis oleh Paolo Coelho setelah bermalam-malam lembur...

Read More →

Lucky Number Two

Beberapa hari lalu saya iseng apply ke sebuah web semacam ramalan berdasarkan tanggal lahir & apa yang saya inginkan di masa depan. Tanggal lahir saya tentunya tidak berubah, tetapi ketika disuruh memilih informasi apa yang ingin saya dapatkan, saya mulai galau. Pilihannya adalah: cinta, uang, pekerjaan, yang lainnya saya lupa....

Read More →