officially patah hati

Thanks Shantoy for giving me this tittle last nite. Hahaha… Well I actually broke my heart couple weeks ago, but I didn’t wanna admit it, so I kept hoping and doing the ‘ngarep’ thing. Don’t say that I didn’t warn you about the ngarep thing ya Dian, I’m sure you want to scream that words loudly in my ear ya Toy. Hahaha… Yes, I’m stubborn, over confident and insensitive. So here I am, officially broken heart right now. Mas Gat has actually warned me 30 minutes before the meeting time. But I was to happy to listen to him at that time. Hiks…

But don’t ever think that I will cry for this so-called-broken-heart thing any longer. Enough is enough. You love, you learn, move on. Gitu kan, kutu sayang… The one thing that you told me alot for years.

So Shantoy, give me a moment to take a real deep breath… and after that, look at me, i’ll fly away as usual. Besides, I don’t have that much time to cry my broken heart anyway. Kqkqkqkq

← Arisan FeMale X
year end wish list →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. You’re a big girl..
    Kalo elo caleg, dah gw pilih lo Yan.
    Hayyahh.. Hehe..
    I wont make any fun of this. The ngarep thing, for me it’s an effort and failure is always a risk. So whats the reason to be ashamed of? (konteks gengsi Bu.. hihi).
    Dian, terkadang jika kita selalu mengingat seseorang itu menghalangi kemungkinan kita bertemu dengan yg lebih baik..
    Keep moving..

  2. Yay!! Dian for president!!
    Broadcast, thanks a million for the wish on my wish list ya. Moga-moga emang gak sempet gengsi apa lagi patah hati.
    Iya, gak boleh ada yg menghalangi sama my best one in the future. Lagian, I just got my best advice so far from mr. G. Dia bilang, “Lu gak rugi apa-apa. Lu udah kasih yg terbaik yg lu bisa. Kalo lu gak dapetin yg lu mau, dia yg rugi.”
    Terus ditambah lagi sama mas ganteng yang satunya. Dia bilang, “You’re precious darling.”
    Aku langsung tidur nyenyak semalam.

    Cupid: nanti sampe Semarang i’ll tell you in person ya. Gak bisa di sini, hehehe

  3. ..sepertinya ada yang menyebut2 namaku barusan…
    Hehehe..

    Yaah, seperti yang aku tulis di status YM ku hari ini:
    “The time to be happy is NOW. The place to be happy is HERE”.

    Every tick of the clock takes away something, jeng. Mari lanjutkan hidup hehehe…

  4. mariii mas, gak takut.
    btw, kata si frey, si mr. g itu kadar kebijakannya sudah hampir sebijak kungfu panda. kqkqkqkq

  5. dan jangan lupa: love yourself…

    eh, tahu gak kalau aku itu dipanggul “Po” lho sama yayangku :-P, tapi si frey itu kayaknya terlalu baik deh kasih komen buat aku… gak sebijak Po ah, kalau doyan makannya sih iya banget he he he

    hayo, kapan nge-es grim lagi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →

Ambar Margi; n. Ujian Pertama

Hari itu matahari bersinar ragu-ragu di kota kecil kami. Aku adalah seorang istri salihah di antara para lelaki di dalam keluarga besar kami. Hari itu aku memakai celana panjang warna hijau tentara, kemeja hitam berhias bunga merah di dada, kerudung merah dengan manik-manik keperakan menempel di kepalaku. Bukan jilbab. Helaian...

Read More →