*&&%^#%$@(*%@

Dari sekian banyak hal yang paling bikin aku marah saat ini adalah:

  • rusaknya pertemanan
  • karena salah paham, dan
  • kemarahan yang tidak pada tempatnya, juga
  • judging-judging yang tidak dikonfirmasikan, yang mengakibatkan
  • perbaikan pertemanan yang membutuhkan waktu lama

What I’m trying to say adalah: I’M DEEPLY SORRY. THIS IS ALL ABOUT A MISCOMMUNICATION.

← mirip = jodoh??
siapakah tuhanmu? →

Author:

Dian adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dia menyelesaikan studi Perlindungan Anaknya di UI tahun 2016 lalu. Saat ini sudah 5 novel yang ditulisnya sendiri, dan 3 buku lain ditulis bersama penulis lain.

  1. maka sesuatu apapun yg diberikan padamu itu adalah kenikmatan hidup di dunia,dan yg ada pd sisi Allah lbh baik n lbh kekal bagi:
    1.Org2 yg beriman,n hanya kpd Tuhan mereka,mereka bertawakal
    2.Dan bagi org2 yg menjauhi dosa2 bsr n perbuatan2 keji
    3.Dan APABILA MEREKA MARAH MEREKA MEMBERI MAAF
    4.Dan bagi orang2 yg menerima seruan Tuhannya,mendirikan shalat,
    5. SEDANG URUSAN MEREKA DIPUTUSKAN DG MUSYAWARAH ANTARA MEREKA
    6.dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kpd mereka (QS ASY SYURA : 36-38)

  2. wadew judulnya kok ruwet gitu. layaknya sampah membuang pada tempatnya. Begitu juga marah. akan lebih baik lagi jikalau kita tidak marahh ohoohhohohoho 😀

    salam kenal balik

  3. itulah pentingnya cek & ricek,
    bukannya hanya percaya pada kabar kabari,
    untung gak sampe di silet
    *ini komen kok full inpoteinment yah*

  4. Mencari dan menambah teman dalam waktu yang singkat adalah hal yang mudah, namun mencari seorang sahabat dapat mengerti dan memahami dalam konteks “saling” adalah hal yang paling sulit..bahkan teramat sulit…

  5. @Memble ; siapppp… thanka kunjungan baliknya

    @Warm : iyah, kamu habis liat gosipnya siapa? dewi persik ya?

    @Catra : salam kenal juga. saya setuju sama kamu

    @Arya : hiks… *terharu*

  6. Nice post,
    aq sndiri pling kena sm point trakhir yg bilang : memperbaiki hub.pertemanan dlm wktu lama.
    Suasana kyk gtu tu asli parah bgt garingnya..
    Btw salam kenal y mbak Diyan.
    Boleh aq link?

  7. sabar buu..!! emang sih terkadang kesabaran seseorang itu ada batasnya, tapi justru itu tantangannya.. sampe dmn kita sabar menaham emosi.. hehe nyambung ga sih?

    thx 4 visiting my blog.. wish we can make good relationship..

    jadi pengen iseng mo bikin bu dian marah ah.. hehe..!!

  8. What’s it all about sih?
    Yang penting kita punya persediaan sabar dan pengertian yang ga ada abisnya. dat if u really2 love them..

  9. keluh kesah jengkel mangkel stress
    sengit mrengut diem ndableg wegah emoh …
    kadang butuhnya cuma dibaca didenger dan dimanggut2i..

    aku pilih manggut2 wae ya …
    heehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Ambar Margi: f. Perawan Tua

Aku terus dibesarkan sebagai ‘anak nakal’ ibu. Sedikit sekali kenangan yang kuingat tentang bagaimana aku dan ibu bisa tersenyum bersama. Hampir semua yang kulakukan adalah kesalahan. Membantu mengangkat padi untuk menghindarkannya dari siraman hujan saja, tetap salah. Aku seharusnya tidak meletakkan mereka di dalam rumah lah, bukan begitu cara mengangkat...

Read More →

Ambar Margi: e. (bukan) Suami Takut Istri

Pernah terpikir di kepalaku bahwa bapak adalah sosok suami takut istri. Dia tidak pernah membelaku atau Yanto dari pukulan-pukulan yang dihadiahkan ibu pada kami. Tapi bukan karena itu. Bapak tidak pernah menyentuh ibu karena menurutnya merawat anak adalah hak ibu. Anak-anak ada di bawah kekuasaan ibu, sementara urusan lain bapak...

Read More →

Ambar Margi; c. Nakal

Sejak kecil aku tidak pernah tahu apa kesalahanku. Ibuku selalu bilang, “Jangan nakal! Dasar anak nakal! Awas kalau nakal!” Tapi dia tidak pernah menjelaskan padaku, nakal itu apa. Waktu aku bermain lompat tali dengan teman-teman di depan rumah, ibu memanggilku. Aku mendengar tapi enggan mendatanginya. Aku hanya berteriak “Iyooo…” menyahut...

Read More →

Ambar Margi; b. Perempuan di Titik Nol

Suatu hari ada seorang perempuan datang ke penjara dan mengebonku untuk berbicara dengannya. Bon adalah istilah untuk para napi, jika ada petugas yang memanggil kami untuk keperluan apapun. Ada yang besuk, mau disidang, diminta tolong memijat, disuruh membersihkan ruang petugas, semua istilah awalnya sama, dibon! Aku benci istilah itu, mengingatkanku...

Read More →

Ambar Margi; Bungkus Kacang

Dulu, aku sama sekali tidak suka membaca. Sejak kelas satu SD dan baru disuruh membaca “ini budi” dan seluruh keluarganya saja, aku sudah berusaha untuk lari dari kelas. Menurutku membaca sangat melelahkan. Karena huruf-huruf yang sama itu seperti berlompatan begitu saja dari kertas. Apalagi membaca koran, jungkir balik rasanya, harus...

Read More →

Posesif

Wajah sang perempuan sudah lebam-Lebam, lehernya berkalung bekas cekikan, tapi dia tetap menemani orang yang meninggalkan bekas luka itu, dengan alasan, "Tanpa saya, apa jadinya dia." Familiar dengan cerita seperti itu? Atau pernah berada di dalam lingkaran gelap itu? Menonton film Posesif membuat saya serasa ditarik pada kejadian 20 tahun...

Read More →

Sekolah Kids Zaman Now

Sudah seminggu ini anak saya terlihat lebih sering murung di dalam kamar dan menolak menjawab kalau ditanya kenapa. Ini sungguh mengkhawatirkan buat saya. Ada banyak kemungkinan buruk yang sudah bermain-main di kepala saya, sembari membayangkan diri saya sendiri ketika seusia dia. Enam belas tahun. Salah satu masa rawan. Hal hal...

Read More →