merajut mimpi

karena masih ada yg nggak percaya kalau saya bisa merajut, maka saya akan membuat blog sendiri berjudul merajut mimpi. nah, sementara blognya dipersiapkan (sekalian buat jualan, hihihi) saya kasih spoiler hasil karya saya dulu ya.

ini adalah syal pertama saya, namanya syal Rani. saya memang memberi judul sebuah syal berdasarkan pada nama orang yang saya buatkan. aduh… bahasanya mulai berlibet. waktu itu syal ini saya persembahkan pada Rani sebagai kenang-kenangan karena dia resign dari FeMale Semarang dan bergabung dengan Greenpeace.

cantik kan, syalnya? eh, maksud saya… tentu saja syal ini jadi cantik karena dipakai sama Rani. hehehe…

← nyanya nari
7 things about me →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. Merajut syal atau taplak meja lebih mudah daripada merajut cinta ya,mbak.Sekarang langka lho ada putri yang mau merajut,mereka lebih senang beli jadi di pasar atau mall
    maju terus dengan rajutannya.
    Salam

  2. hmm..mungkin itu namanya crocheting(merenda) mbak dee..klo merajut yg merajut..pake 2 tongkat, nah klo yg itu susah bgt..hehe..pengen kursus yg benar, biasanya aku bisa krn meng-uwel2 benang ..yg klo bosen ngelanjutin..trus jadi lupa caranya πŸ˜€

  3. @rina: sama2 rinaaa

    @uke: ah… sama aja. saya juga dulu sampe kejepit jarinya. tapi lama2 lancaaaarrr ayo… ayoo

    @p’dhe: iya… ayo, siapa yg mau saya rajuti cinta?

    @mb wanda: hihihi… bodohnya aku ini *pentung-pentung* ga bisa beda’in crochet sama knitting

  4. eh, itu rani temennya temenku yang sekarang lg kuliah di Albania bukan yo? *blas ra mbahas rajutane*

  5. @frozzy: kalo masang kancing, saya juga ga bisa πŸ˜‰

    @dee: wah, senang bertemu dengan dian yg lain, boleh… mau pesen syal warna apa? *mata duitan*

  6. Jadi inget banyak WIP crochetting yang belum disentuh2 hehehe
    eh, itu crochet atau knit jeng?
    pengen bisa deh knitting.. susah ga ya

  7. syalnya kuran9 jelas jenks..
    tapi ba9uss.. oran9nya ju9a cantiks.. πŸ™‚

    selamat merajut mimpi yaaa..
    sakseesss.. πŸ™‚

    makasi suda sin99ah πŸ™‚

  8. ehm..ehm…gimanaaa gituuu…godong waru padamu lah jeng…ayooo..rajut2an yang lain diteruskan dengan gagah, bergas…lan bianteerrrr…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

Ambar Margi; o. Mumi

Waktu rasanya begitu panjang tetapi aku tidak benar-benar merasa ada di dalamnya. Yang kuingat hanya kami sampai di sebuah motel di pinggiran kota. Seseorang menghampiri kami lalu menanyakan mau berapa lama kami menginap. Aku tidak memahami sepenuhnya pembicaraan lek Minto dan orang itu. Setelah terjadi kesepakatan, orang itu menunjukkan arah,...

Read More →

Bapak Pulang

Beberapa kali saya menulis draft tulisan tentang Bapak, tetapi selalu terdistrak, sampai akhirnya terlambat. Sekarang Bapak sudah tidak akan membaca tulisan ini. Tapi memang Bapak tidak perlu membacanya. Bapak tahu apa yang dilakukannya dan dirasakan oleh anak-anaknya. Saya dilahirkan di kota kecil Salatiga, dikelilingi oleh orang-orang tua yang membentak anaknya,...

Read More →

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →