my baby’s poetry

How can I not be so proud of my little baby. She wrote lots of poetry. And there are that I’ve got today:

And also this one:

I wonder, which best friend that inspire her to write this poem. Now, ladies and gentlemen… Hold your breath… and prepare to read the next one:

I’m a proud and blessed mother. Alhamdulillah…

← Vanya kelas 2 & the Marie Antoniette Award
don't let them terrorize us →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. subhanallah si vanya…
    kecil2 udah pinter nulis puisi…
    kalo udah besar pasti nge-blog juga kayak mama-nya… πŸ˜€

  2. Yang hebat bukan hanya anaknya, tapi tentu Ibunya, karena bisa mendidik anak menjadi sebegitu istimewanya πŸ™‚

    Semoga…. kelak saya menjadi Ayah yang hebat pula πŸ™‚

  3. – ibu mana yg ndak terharu disayangi anaknya

    – guskar, amien. semoga demikian ya

    – yoan, hahaha… mungkin dia akan membuat majalah sendiri πŸ˜‰

    – lala: nuwun bu

    – sakurata: haduh… itu anaknya yg hebat. juga eyangnya yang membesarkannya lbh banyak daripada ibunya sendiri. jadi malu… aku yg dapat pujian

    – ade: nanti giliranmu akan tiba jeng..

  4. Subhanallah Vanyaaa.., Bundo aja baru tulis puisi usia 32 tahun
    halah.. halah, gawat neeehh.. bundo punya saingan berat.. πŸ˜€

    tititp sun buat vanya ya Dian..

  5. baru aja meh komen, kalo aku jadi kamu, pasti dah nangis karena malu baca puisi terakhir itu….anak2 memang slalu punya cara untuk membuat ibunya merasa beruntung. Bagaimanapun kamu juga hebat telah mengambil keputusan untuk ‘menitipkan’nya pada bu tut. She’s the right person 4 taking care of vanya dalam posisimu sekarang ini….tanpa bermaksud meremehkan yang laen, you know what i mean…luv you and her and her and her too

  6. aaahhh lutuuu heuhuheuheuhe
    jadi inget dulu waktu masih kecil juga aku suka nulis puisi di diary warna warni yang wangi πŸ˜€

  7. – fadhil: makasih, aku link juga ya

    – nat: iya, punya vanya juga wangi2

    – zen: sama2

    – yanti: terima kasih say

    – p’de: she’s 7. hopefully she’s better than rendra πŸ˜‰

    – liyak: confirm!!

    – bundo: iya bundo, nanti diciumin anaknya

  8. Moga Vanya menjadi anak yang solihah, cerdas, dan kaya (hehehehe, kayak judul buku yg dipromosiin FeMale :D)
    Amiiin…

  9. wah Tenk, dia sekarang bahkan sudah bisa mendongengiku tentang kenapa kita tidak dianjurkan makan tomat dengan gula, dan hal-hal ajaib di dunia yang aku sendiri gak tau sebelumnya.

    ibunya? ih… masih sibuk aja mencari bapak baru nih πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

Lucky Bastard #4: Lahir di Generasi Musik Terbaik

Sejak kecil saya selalu merasa istimewa. Terserah apa kata orang! Pokoknya saya istimewa :) Well, ain’t we all? Maka untuk membuktikan keistimewaan saya, saya sering menghabiskan waktu untuk mencari apa yang membuat saya istimewa. Dimulailah dengan menanyakan pada Google, what happened on 1976. Maka saya menemukan beberapa kejadian berikut (ini...

Read More →

Selamat Ulang Tahun, Pak

Bapak sayang, Hari ini Bapak merayakan ulang tahun di tempat yang berbeda dengan kami. Aku ingat pada suatu hari Bapak menolak ketika Ibuk mau merayakan hari lahirmu. β€œNanti saja kalua sudah bonusan, baru dirayakan.” Bonus yang Bapak maksud adalah kalua sudah lewat dari usia 63 tahun Aku tahu dari mana...

Read More →

Apa Kabar Perlindungan Anak di Abad Pertengahan?

Pada sebuah kunjungan ke Kastil Muiderslot - museum tertua di Belanda, pertanyaan itu secara serius ditanyakan Mike pada saya. "Can you imagine working as child protection specialist at that time, liefje? You'll never be home on time." Atau sesuatu semacam itu kira-kira. Seperti layaknya seorang turis di negeri orang, begitu...

Read More →

Ambar Margi; o. Mumi

Waktu rasanya begitu panjang tetapi aku tidak benar-benar merasa ada di dalamnya. Yang kuingat hanya kami sampai di sebuah motel di pinggiran kota. Seseorang menghampiri kami lalu menanyakan mau berapa lama kami menginap. Aku tidak memahami sepenuhnya pembicaraan lek Minto dan orang itu. Setelah terjadi kesepakatan, orang itu menunjukkan arah,...

Read More →

Bapak Pulang

Beberapa kali saya menulis draft tulisan tentang Bapak, tetapi selalu terdistrak, sampai akhirnya terlambat. Sekarang Bapak sudah tidak akan membaca tulisan ini. Tapi memang Bapak tidak perlu membacanya. Bapak tahu apa yang dilakukannya dan dirasakan oleh anak-anaknya. Saya dilahirkan di kota kecil Salatiga, dikelilingi oleh orang-orang tua yang membentak anaknya,...

Read More →