bee

Lebah?
Bukan

Tapi dia memang terus berdengung di kepalaku. Suaranya nyaring membangunkan malamku. Meramaikan siangku.

 

Mengganggu?
Tidak

Dia hanya mengusik kupu-kupu di rongga perutku. Mengaduknya seperti adonan udara, air dan jiwa.

Apa katanya?

Aku akan menjagamu dari ujung kaki sampai kepala. Aku menyayangimu.

Percaya?

Ini pinjaman dari semesta. Seluruh dunia adalah kumpulan kesementaraan. Tapi tidak semua orang beruntung sepertiku. Jadi, kunikmati saja. Aku menengadah, lalu dia yang jatuh ke tanganku. Dan dia bukan belenggu.

Bahagia?

Tidak kau lihat semu di wajahku?

Lalu mau kemana?

Langkahku tidak berubah. Masih dengan impian dan cita-cita yang sama. Bahkan sekarang jadi lebih berwarna, karena ada BEE.

Β Kota Baru, pagi 14 Oktober 2009

gambar diperoleh di sini

← sewindu anakku
STAND UP, TAKE ACTION →

Author:

Dian Purnomo adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dian lahir 19 Juli 1976 di Salatiga.

  1. y ichh bA6yus B4n6etzzzzzzzz…
    kalo saya bukan i love bee, tapi i love miyabi πŸ˜€
    mi

    uhuk..uhuk..kamu..uhuk..berasa muda kembali ya? ..uhuk..ah batuk nih

  2. Ngabsen hadiiir….

    Konon katanya, semakin berkualitas puisinya semakin sulit mahaminya… mungkin karena maknanya tersimpan begitu dalam… πŸ™‚

    Btw, puisinya bagus kok jeng… bangeetzzz… πŸ™‚

  3. di beranda facebookku, di sorotan, tertulis Dian Purnomo mengganti statusnya dari ‘lajang’ menjadi ‘berpacaran’. bee? akeh tunggale. aku manggil hubby jg bee, dari habeebee atau dari abee….cari panggilan yang laen ngapah? misalnya Kas…

  4. kuwi sing jare nganggep dirimu ‘pujaan hatiku’ nulis komene karo kemropok…jelas terlihat dari batuknya…jg bathuknya…. *NGUAKAKAKAKAKAKAK*

    *tanggapan Dyermaker
    Ora yooo…Hatiku gembira dan ikut bahagia kok. bwahahahahaha.
    kalo kemropok, statusnya blog ini udah bukan dibajak lagi, tapi dihancurkan. bwahahaha.

  5. matur nuwun, matur nuwun sederek2 semua…

    liyak, tenang… janjinya si mas dyer maker wis ora mengharapkan ‘susuk’ kok. hehehe
    bener to coy?

    *tanggapan dyermaker
    yoi coy. Tenang aja. hahahaha.
    iki kok jam segini masih OL…meh ngopo?
    Makanya jangan LDR..bwahahaha

  6. hidup acoy!!! semalem habis pacaran aku.

    edwin, terima kasihhhh

    morshige, sama. saya juga kurang paham πŸ˜€

    dallco, terima kasih sudah mampir..

  7. andyaaaannn… jelek. aku memang sudah punya anak, tauuu. itu si vanya namanya.

    yoan: iya nih, malu berat, jatuh cinta lagi. yuk yuk yuk.. diikuti jejak langkahku. enak lho, jatuh cinta.

  8. jiah, rangkaian kata yang berkelok menakjubkan.
    paling suka ma bait terakhir

    Langkahku tidak berubah. Masih dengan impian dan cita-cita yang sama. Bahkan sekarang jadi lebih berwarna, karena ada BEE.

    keeeerrrrreeeennnnnn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Logan, Perlindungan Anak dan Alzheimer

Minggu lalu saya nonton Logan dengan anak saya. Ya, saya boleh disalahkan karena Vanya belum 17 tahun dan dia ikut nonton film penuh kekerasan itu, dan saya mengizinkannya. Tapi rupanya dia punya mekanisme menghindari nonton adegan kekerasan. Tiap ada adegan kekerasan dia memalingkan seluruh wajahnya ke HP dan scrolling entah...

Read More →

Perempuan Tidak Sama dengan Ibu

Selamat Hari Perempuan Sedunia! Hari ini berbeda dari hari-hari lain ketika saya menggunakan google untuk mencari informasi. Biasanya saya selalu senyum senang melihat doodle yang lucu-lucu dan super kreatif. Tapi kali ini, doodle yang muncul agak membuat saya berpikir keras. Doodle hari ini adalah 8 ilustrasi yang menggambarkan perempuan dan...

Read More →

The Last Page

Pagi ini saya berharap bangun pagi dan mendapat keceriaan hari Minggu yang paling berhak saya dapatkan. Tapi rupanya berita yang pertama masuk adalah berita duka. Tommy Page meninggal dunia. Yang bikin lebih miris lagi adalah penyebab meninggalnya karena bunuh diri. Saya segera mencari tahu apa yang terjadi, tetapi kebanyakan informasi...

Read More →

Secret Sender

Malam ini neneknya Vanya menanyakan ke saya, apakah saya mengirim bunga untuk anak saya. Hmmm... sore tadi kita nonton Logan bareng, jadi kayaknya agak aneh kalau saya mengirimkan bunga setelahnya. Kalau ada yang mau saya kirim ke anak saya, adalah makanan. Biar dia nyemil sambil belajar atau baca buku/novel/apapun. Kayak...

Read More →

Simposium Lingkungan Ramah Demensia

Kembali semesta memberi saya kado istimewa tahun ini. Perjalanan ke Nagoya ini seharusnya ditujukan pada kolega saya, DY tetapi karena dia sendiri harus berkeliling Eropa untuk memenuhi undangan pertemuan Dementia Council, maka saya yang mendapat keuntungan. Sebuah perjalanan ke negara yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, serta belajar langsung dari...

Read More →

Selingkuh

Akhirnya saya memutuskan mengakhiri selingkuh setelah bermalam-malam mengalami kesulitan tidur dan produktivitas terganggu karenanya. Yang di atas itu adalah headline untuk mendapatkan traffic tinggi bagi website para artis atau politisi. Kalau saya, berita sesungguhnya adalah: Saya baru saja menyelesaikan membaca novel Selingkuh yang ditulis oleh Paolo Coelho setelah bermalam-malam lembur...

Read More →

Lucky Number Two

Beberapa hari lalu saya iseng apply ke sebuah web semacam ramalan berdasarkan tanggal lahir & apa yang saya inginkan di masa depan. Tanggal lahir saya tentunya tidak berubah, tetapi ketika disuruh memilih informasi apa yang ingin saya dapatkan, saya mulai galau. Pilihannya adalah: cinta, uang, pekerjaan, yang lainnya saya lupa....

Read More →