hari ini

maaf sayang,
aku hanya bisa mencintaimu hari ini
karena besok masih lagi rahasia
hari ini,
aku penuhi kepalaku dengan gambarmu,
kuisi mulutku dengan namamu
“sayang… mari bercinta, sehari ini saja”

sayangku,
maafkan aku
yang hanya tubuh menua
mulut yang terlalu banyak berjanji
mata yang selalu berusaha merangkum dunia
telinga yang berkedik mencuri kata
jiwa yang terus haus

jadi,
maaf sayang
aku hanya bisa mencintaimu hari ini
karena esok terlalu jauh buatku
karena minggu, bulan, tahun dan windu
hanya memasungkan belenggu di kakiku

sekarang,
ijinkan aku mendekapmu sehari ini
biarkan aku menciummu dari pagi sampai dini hari

sayang,
kalau beruntung,
kita akan bercinta lagi esok hari…

YK, 2 days prior to d-day

gambar dari sini

← manusia = mahluk sosial
dan demi waktu →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. betul sekali mas Edwin…
    kita lakukan saja yang bisa kita lakukan hari ini
    yang lain kita serahkan pada yang Maha Mengatur

  2. Mantap puisinya mbak walaupun sedikit agak gak ngerti nich hehehe…:D

    Slm knl dari Kediri dan ditunggu kunjungannya yach mbak,slm sukses selalu…:D

  3. aku suka puisinya…mengingatkan bahwa hari ini ya hari ini, apa yang terjadi besok ya masaih rahasia πŸ˜€

  4. betul betul betul…
    lakukan saja apa yang harus kita lakukan hari ini. nikmati, syukuri… gitu katanya πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →

Ambar Margi; n. Ujian Pertama

Hari itu matahari bersinar ragu-ragu di kota kecil kami. Aku adalah seorang istri salihah di antara para lelaki di dalam keluarga besar kami. Hari itu aku memakai celana panjang warna hijau tentara, kemeja hitam berhias bunga merah di dada, kerudung merah dengan manik-manik keperakan menempel di kepalaku. Bukan jilbab. Helaian...

Read More →

Lucky Bastard Ep. 1; Hadiah Ulang Tahun ke Bali

Seri Lucky Bastard ini adalah cerita tentang anak manusia yang super beruntung. Nggak cantik-cantik banget, nggak pinter-pinter banget, nggak gigih-gigih amat, kadang baper, kadang semau udelnya. Tapi seluruh dunia suka gitu aja ngasih dia kado yang dia pengenin. Nggak semuanya juga sih. Karena kalau semua yang dia minta dikasih, sekarang...

Read More →