Andini, Cinta yang Menyala

Novel pertama saya, terbit tahun 2007. Sepenuhnya terinspirasi oleh sang mantan, hanya gegara bebersih rumah dan menemukan surat buat mantan.

Tokoh utamanya Andini, happily married tapi masih belum tuntas perasaannya sama si mantan. Karena ada kesempatan buat ketemu, maka mereka bertemu dan dua kutub rasa yang masih nyambung itu kembali bertemu dan membahayan perkawinan Andini.


Saya ingat betul perasaan saya waktu nulis Andini. Ada deg-degan gimana gitu, berharap saya memang Andini yang diberi kesempatan bertemu lagi sama sang mantan. Curcol dikit ya… Setelah novel ini published, saya beneran mencari mantan saya. Dan, trust me, life is not a romance story, even I wrote it myself, I have to face different & bitter experience meeting my ex. Hahaha…

Sayangnya saya sendiripun sudah nggak punya copy novel ini, akibat pindahan dari kota satu ke kota lain. Tapi ada link yang mungkin bisa membantu. Coba klik di goodreads deh.

← Jatuh Cinta Lagi
Angel of Mine →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →

Ambar Margi; n. Ujian Pertama

Hari itu matahari bersinar ragu-ragu di kota kecil kami. Aku adalah seorang istri salihah di antara para lelaki di dalam keluarga besar kami. Hari itu aku memakai celana panjang warna hijau tentara, kemeja hitam berhias bunga merah di dada, kerudung merah dengan manik-manik keperakan menempel di kepalaku. Bukan jilbab. Helaian...

Read More →