cerpen lama

Musim panas di Laredo benar-benar mengingatkanku akan Indonesia. Bahkan mungkin Laredo jauh lebih panas dibandingkan negara tempatku dilahirkan. Biarpun begitu, berlibur di Laredo mengikuti kata hati, adalah sesuatu yang tidak akan kusesali. Semua bermula ketika Dewa, seorang pria yang kupacari selama setahun terakhir membatalkan lamarannya. Sangat memalukan. Seorang perempuan yang...

Read More →

spider web

Di toilet Kamu tahu nggak, ternyata Asri yang tiap pagi ketemu kita di lift itu bisa dipakai juga. Bisik Rini pada Juli di toilet kantor. Ternyata kantor di bawah kita memang sarang cewek-cewek begituan. Lagi butuh duit kali. Walaupun berlagak cuek tapi Juli memperhatikan juga. Eh, tapi, masak sih? Siapa...

Read More →

sang pencari

Kutemukan sudah apa yang kucari. Selebihnya jadi tidak berarti lagi. Memandang ke arah kota tempatku dilahirkan seperti merasa lahir kembali dalam dimensi yang berbeda dengan derajat yang lebih tinggi. Sombongkah aku? Mungkin aku hanya kelewat bangga setelah melalui perjalanan yang panjang dan tidak mudah. Mendaki, menuruni, memanjat, meluncur, terjatuh. Seperti...

Read More →

jauh

Jauh “Berjalanlah… jarak tidak akan tertempuh tanpa kau jalani…” Tinggi “Mendakilah… karena ketinggian hanya bisa didaki.” Dingin “Sedekaplah… peluk dirimu sendiri.” Licin “Berpeganglah agar kau tidak tergelincir.” (lebih…)

Read More →

kota bahagia

Pernahkah kamu masuk ke kota bahagia? Kalau belum, sekarang kubantu kamu untuk membayangkannya. Pejamkan mata. Fokus pada sesuatu yang membahagiakan. Sesuatu seperti kelahiran, jatuh cinta, atau mendapatkan impian. Jangan buka mata sebelum seluruh inderamu merasa rileks dan setiap sentuhan dapat menciptakan getaran. Jangan merasa berada di dalamnya sebelum kamu dapat...

Read More →

untuk shizuka

Dimuat di Good Housekeeping Magazine Edisi Mei 2006Shizuka, aku menamaimu demikian bukan karena kita adalah orang Jepang atau aku sangat menyukai kebudayaan Jepang. Aku menamaimu Shizuka agar kamu sebaik nama itu. Shizuka, perempuan yang manis. Gadis yang pendiam. Dan adalah sebuah kebetulan kalau kamu juga dilahirkan di Jepang. Anakku, kutulis...

Read More →

vanya

Dimuat di Good Housekeeping Magazine edisi September 2005 Pusing… benar-benar pusing. Apa yang ada di kepala anak umur 15 tahun ini? Pulang sekolah tanpa salam, langsung ngeloyor ke kamar dan membanting pintu. Gubrak!! “Vanya… Vanya… Dhek…” Rasanya suaraku sudah cukup halus dibanding biasanya. Aku tidak mau mengeluarkan suara galakku, karena...

Read More →

andini

ini adalah novel pertamaku. pertama yang terbit maksudnya. sebelumnya sih udah ada beberapa tulisan lain yang disimpan di buku tulis bergaris ataupun di komputer. keberanian buat memunculkan sebuah karya ini berangkat dari kepepet sih sebenernya. tahun 2006 adalah tahun pertama jadi pengangguran. di rumah aja, mau ngapain ya? hehe.. inilah...

Read More →