Ketika membaca judul Warung Iklan edisi ini, Iklan Radio: Zonder Gambar Ora Hambar, yang pertama kali terpikirkan adalah, audience radio memang tidak punya mata. Atau kalau toh punya indra pelihat, maka indra pelihat itu tetaplah berbentuk telinga. Artinya, pekerjaan yang berhubungan dengan dunia radio ini dituntut untuk bekerja ekstra kuat di sisi audio. Ya iyalah, sejak kapan radio mengeluarkan gambar atau tulisan?

Pada dasarnya semua iklan adalah sama, tujuannya menjual sesuatu. Sesuatu tersebut bisa berupa barang, jasa, pengetahuan atau perubahan perilaku. Pastikan bahwa apapun bentuk iklan anda di radio, selalu mengacu pada tujuan dari iklan itu sendiri.
Read the rest of this entry »

Pernah denger acara radio di tahun 80-an yang mengudarakan (cie… bahasanya RRI banget) suara anak-anak TK yang berkunjung ke studio mereka dan satu persatu menampilkan kebolehan mereka. Baca puisi, deklamasi – yang ini sama aja deh kayaknya – terus menyanyi, membaca do’a atau menari? Yang terakhir aku bohong. Karena tidak pernah ada tarian yang bisa ditampilkan di radio. Nah, selain menari, pernah kan mendengar ada acara semacam itu di radio? Pernah dong… Karena ternyata acara seperti itu masih ada kok. Anakku yang masih TK B (d.h. kelas nol besar) pernah melakukannya dan dia tidak henti-henti membanggakan suaranya yang didengarkan oleh banyak orang. Nah, aku juga pernah melakukannya waktu masih kelas nol kecil.
Kami seisi kelas yang Cuma berjumlah 20 orang berangkat ke studio RRI dengan wanti-wanti pada seisi rumah untuk mendengarkan. Sebenarnya ini adalah cara jitu untuk menambah jumlah pendengar radio. Read the rest of this entry »

Awalnya dikirain nih acara bakalan sepi, karena udah dibikinnya hari Rabu, midweek, orang lagi sibuk-sibuknya, tanggal tengahan (14 Mei) dan temanya ribet pula. Udah gitu sebelum acara mulai jalan, banyak calon tamu yang diundang mengeluh sama dress code-nya.
Fany : Gak pake dress code gak papa ya? Kita kan pulang kantor Jeng
Dian : Ya udah deh, yang penting pake dress (daripada dia datang bugil, hayo!)

Read the rest of this entry »

cuti bersama? cuih!!

February 6th, 2008

5 Feb 08 malem

Frey: Lu jadi pulang besok? Bukannya cuti bersamanya batal yak?

Dian: Ah… gosip itu…

Aya: (ketawa aja, gak ada ide)

6 Feb 08 di kantor

Dian: Rid, jadwal libur udah siap? Siapa aja yang siaran?

Farid: (entah menerangkan apa saja, yang jelas cukup meyakinkan kalau kantor bisa ditinggal dalam keadaan aman dan sentosa lah)

Read the rest of this entry »

kantata taqwa

January 16th, 2008

 orang-orang pada masanya, pasti mengingat dengan baik sebuah album berjudul kantata taqwa. keren abis… perfecto!! hampir semua lagunya nyantol di kepala. dan sedikit sekali album yang kayak begini efeknya di kepala pendengar atau penikmat musik. dari mulai sang petualang, rajawali, paman doblang, hampir semua, eh… semua deh, keren abis..

dan berikut ini cuplikan perbincanganku dengan bang Yose, salah seorang pecinta kantata taqwa Read the rest of this entry »

why radio

January 10th, 2008

why do i love radio? QUEEN… that group affected me when i was infant. haha… one day, i listened to radio gaga, and i love that song a lot. and deep in my heart i decided, i have to be a radio person, a radio star, when i grow older. so, i started being a radio freak.

then, in my elementary school, GOMBLOH sang another song, DI RADIO. hahaha… Read the rest of this entry »