kebangkitan nasional ala dian-okta
May 27th, 2008
nah, inilah cerita kebangkitan nasional yang lain, yang kemaren kujanjikan.
hari minggu sore, setelah seharian merawat diri dengan pijet dan lulur, makan bakar-bakaran cumi dan daging merah, tidur selama dua jam, nggak heran dong, kalau bangun jam 4 sore dengan penuh keceriaan. merasa cantik, merasa sehat, merasa kuat.
yang pertama terucap adalah:
dian : okta, ke simpang luma yuk
okta : hayukk… naik apa budhe?
dian : naik apa? ya jalan lah…
Read the rest of this entry »
kebangkitan nasional di semawis
May 26th, 2008
jum’at lalu dapat undangan dari DY yang ngajakin nonton Acapella Mataraman di Semawis. sesuatu yang memang ingin kulakukan, tapi nggak tau kenapa kok nggak ada wartawan atau panitia yang ngundang ya, hehe… jadi feel blessed diajakin sama DY. sebelum ke semawis, daripada kelaparan kita makan dulu dong. ronde, risoles, wedang kadang. hehe… seperti cuman nempel di usus aja ya? hehe..
sampe di sana dengan becak istimewa kududuk dimuka, kira-kira jam setengah 8. belum mulai pasti, karena memang sudah biasa molor. foto sana-sini, tepe-tepe nyari-nyari siapa yang kenal. Eh, ketemu mas Anton Wahyu Gramedia, juga pak Tvbagus RSY. Read the rest of this entry »
Arisan FeMale Tempo Doeloe
May 15th, 2008
Awalnya dikirain nih acara bakalan sepi, karena udah dibikinnya hari Rabu, midweek, orang lagi sibuk-sibuknya, tanggal tengahan (14 Mei) dan temanya ribet pula. Udah gitu sebelum acara mulai jalan, banyak calon tamu yang diundang mengeluh sama dress code-nya.
Fany : Gak pake dress code gak papa ya? Kita kan pulang kantor Jeng
Dian : Ya udah deh, yang penting pake dress (daripada dia datang bugil, hayo!)
pre wedding part II
May 5th, 2008
harus nulis lagi… harus nulis lagi! gara-gara sabtu-minggu kemaren didatengin deka sama mas gagat, jadi salah satu mimpiku terwujud. jadi camera object… yipiieee
tapi ternyata aku nggak sendiri. aku harus bersaing dengan seorang lagi, yang juga sering merasa bersaing denganku di tempat lain.
hiks… bahasa yang membingungkan. dari sekian ratus foto yang berhasil dibidik ke arah kami, selalu ada deka di dalamnya. kalau nggak ada deka, ada frey,
kalo gak ada mereka berdua, pasti pas lagi burem, atau aku lagi manyun, atau paling parah lagi bersihin mata. mas gagaaaaaatttt!!!!
semarang, 12 april 2008
April 15th, 2008
udah pernah cerita sebelumnya kan? kalo aku lagi cinta-cintanya sama Semarang? eh, belum ya? wah, itu status facebook ding ternyata.
hhwell, jadi aku emang lagi cinca-cincanya sama Semarang. bawaannya pengen keliling Semarang terus. tapi karena itu tidak bisa dilakukan setiap saat karena aku semacam sibuk gitu, *siap-siap lari* maka, acara kelilingeun Semarang hanya dilakukan dalam keadaan benar-benar siap. seperti misalnya hari Sabtu yang lalu, dimana tanggal menunjukkan 12 April, aku mengajak Aya dan Lala untuk mengunjungi sebuah tempat ibadah yang sangat eksotis. Vihara Watu Gong. Read the rest of this entry »
suatu siang di toko Oen’s
April 11th, 2008
Pssstt.. jangan bilang-bilang ya, kalau selama 14 tahun tinggal di Semarang, baru sekali ini aku masuk toko Oen’s yang legendaris itu di Jl. Pemuda. Hiks! Aku agak malu karenanya.
Kemaren sore, seperti biasa bersama dua sahabat sejatiku, para kekasihku, teman dalam penderitaan, lebih berteman lagi kalau sedang tidak menderita, sodara-sorada tercintaku, Ditto dan Aya, kami makan siang di Oen’s.
Read the rest of this entry »
