<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Dian (1976 - ....)</title>
	<link>http://dianpurnomo.com</link>
	<description>bukankah hidup hanya perhentian??</description>
	<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 06:04:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>what a perfect day</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/07/01/what-a-perfect-day/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/07/01/what-a-perfect-day/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 05:52:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[soundtrack of my life]]></category>

		<category><![CDATA[super kid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/07/01/what-a-perfect-day/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya dapat liburan yang bener. Hehehe&#8230; jadi selama ini liburannya nggak bener nih? Mmmm.. kayaknya emang gitu deh. Yang kali ini beneran enak. Ngiler pengen liburan kayak gini tiap weekend.. Hihi&#8230; gambarnya ikan mas yang happy, cocok nggak?
Diawali dengan perjalanan yang menyenangkan bareng Tajri, Frey dan Anggin. Ke Jakarta jam 11 malem dengan wajah kusut karena mobil sempet ngadat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://www.freeprintablecoloringpages.net/thumbs/In_The_Ocean/Happy_Goldfish_In_Bowl.png" BORDER="0" WIDTH="150" HEIGHT="150" ALIGN="left" />Akhirnya dapat liburan yang bener. Hehehe&#8230; jadi selama ini liburannya nggak bener nih? Mmmm.. kayaknya emang gitu deh. Yang kali ini beneran enak. Ngiler pengen liburan kayak gini tiap weekend.. Hihi&#8230; gambarnya ikan mas yang happy, cocok nggak?</p>
<p>Diawali dengan perjalanan yang menyenangkan bareng Tajri, Frey dan Anggin. Ke Jakarta jam 11 malem dengan wajah kusut karena mobil sempet ngadat. Yang paling kusut yang numpang sih sebenernya, hiiii&#8230; Habis, ada masalah nggak dikabar-kabarin sih. Untung menemukan kelucuan di bak truk. Gambar cewek &#8217;seger&#8217; di bagian belakang. Posisinya yang rebahan pasrah gitu, terus ada tulisan segede gambreng di bawahnya, SEGER SUSU NE&#8230; Hwahahahaha&#8230; Puwwaass!!!</p>
<p><img SRC="http://photos-981.friendster.com/e1/photos/18/95/7225981/1_870812209m.jpg" BORDER="0" WIDTH="200" HEIGHT="134" ALIGN="right" /> <a href="http://dianpurnomo.com/2008/07/01/what-a-perfect-day/#more-80" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/07/01/what-a-perfect-day/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>life is not a soccer game</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/06/16/live-is-not-a-soccer-game/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/06/16/live-is-not-a-soccer-game/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 03:21:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[wish list]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/06/16/live-is-not-a-soccer-game/</guid>
		<description><![CDATA[Goal!!!  Familiar to that sound lately?
Soccer. Euro 2008. Yeah&#8230; whatever. I actually don’t feel like talking about it here, since I have not followed the soccer game as religious as I used to for the past 4 days. Why? Went to a cave and close my eyes instead. Trying to listen to my own [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="bottom" HEIGHT="100" WIDTH="150" BORDER="0" SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:i7IKopk4rXO0WM:http://www.highperformancesoccer.com/images/MPj04243290000%255B1%255D.jpg" />Goal!!!  Familiar to that sound lately?<br />
Soccer. Euro 2008. Yeah&#8230; whatever. I actually don’t feel like talking about it here, since I have not followed the soccer game as religious as I used to for the past 4 days. Why? Went to a cave and close my eyes instead. Trying to listen to my own heart beat, my voice of the heart, the real me.<br />
<img ALIGN="right" HEIGHT="122" WIDTH="123" BORDER="0" SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:E2SAIr_iv8GSZM:http://expertfootball.com/training/skills/tackle-block.jpg" />Today, though – I’m going to talk about life and soccer. I used to live my life as a soccer game. But, eureka! I can finally see it from the other vantage point.  Life is not a soccer game anyway. I don’t want to compete, running around like those 22 soccer player plus the referee, management, coach, hooligans and other millions of supporters that are screaming their voice out in front of the television.<br />
 <a href="http://dianpurnomo.com/2008/06/16/live-is-not-a-soccer-game/#more-79" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/06/16/live-is-not-a-soccer-game/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ulat dan pohon bunga matahari</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/ulat-dan-pohon-bunga-matahari/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/ulat-dan-pohon-bunga-matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 08:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[love life]]></category>

		<category><![CDATA[short stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/06/10/ulat-dan-pohon-bunga-matahari/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu pagi, seekor ulat merayap di pohon bunga Matahari. Dia merasa saatnya sudah tiba. Bulu-bulunya harus segera rontok, badannya akan beku. Mungkin dia juga akan kehilangan teman. Mendekam, bersemedi di dalam kepompong. Ulat tidak takut. Cukup sudah hidup yang dijalaninya sebagai ulat. Sekarang saatnya menjadi aneh, asing, beda dan kembali ke dunia yang sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="left" HEIGHT="106" WIDTH="125" BORDER="0" SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cKYycXe_rBqYcM:http://www.spectronicsinoz.com/images/activity/Caterpillar.jpg" />Pada suatu pagi, seekor ulat merayap di pohon bunga Matahari. Dia merasa saatnya sudah tiba. Bulu-bulunya harus segera rontok, badannya akan beku. Mungkin dia juga akan kehilangan teman. Mendekam, bersemedi di dalam kepompong. Ulat tidak takut. Cukup sudah hidup yang dijalaninya sebagai ulat. Sekarang saatnya menjadi aneh, asing, beda dan kembali ke dunia yang sama sebagai seekor kupu.<br />
<img ALIGN="right" HEIGHT="104" WIDTH="57" BORDER="0" SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:rZOsO9Ks8cYjwM:http://www.imajlar.com/free_clipart/flower_clipart/flower_clipart_sunflower.gif" />Ulat memutuskan untuk bermeditasi, bersemedi, mengurung diri di batang pohon &#8230;<br />
Dia bergeral dan berayun-ayun terus mencoba mengajak sang pohon untuk berbincang. Setidaknya perbincangan terakhirnya sebelum surut dan bermetamorfosa menjadi cantik. Menjadi dirinya sendiri dalam bentuk yang lebih baik, bukan lebih sempurna karena memang tidak ada yang sempurna di muka bumi ini, tapi lebih indah.<br />
Pohon itu, karena sudah berdiri di tempat yang sama, dihinggapi berpuluh-puluh hewan, sama sekali tidak bergeming mendengar ajakan bicara sang Ulat.<br />
 <a href="http://dianpurnomo.com/2008/06/10/ulat-dan-pohon-bunga-matahari/#more-78" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/ulat-dan-pohon-bunga-matahari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Iklan radio, Zonder Gambar, Ora Hambar</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/iklan-radio-zonder-gambar-ora-hambar/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/iklan-radio-zonder-gambar-ora-hambar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 03:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[radio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/06/10/iklan-radio-zonder-gambar-ora-hambar/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca judul Warung Iklan edisi ini, Iklan Radio: Zonder Gambar Ora Hambar, yang pertama kali terpikirkan adalah, audience radio memang tidak punya mata. Atau kalau toh punya indra pelihat, maka indra pelihat itu tetaplah berbentuk telinga. Artinya, pekerjaan yang berhubungan dengan dunia radio ini dituntut untuk bekerja ekstra kuat di sisi audio. Ya iyalah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:sbNKgrrkwiyC-M:http://www.techfresh.net/wp-content/uploads/2007/10/asustek_internet_radio_air_1.jpg" BORDER="0" WIDTH="125" HEIGHT="114" ALIGN="left" />Ketika membaca judul Warung Iklan edisi ini, Iklan Radio: Zonder Gambar Ora Hambar, yang pertama kali terpikirkan adalah, audience radio memang tidak punya mata. Atau kalau toh punya indra pelihat, maka indra pelihat itu tetaplah berbentuk telinga. Artinya, pekerjaan yang berhubungan dengan dunia radio ini dituntut untuk bekerja ekstra kuat di sisi audio. Ya iyalah, sejak kapan radio mengeluarkan gambar atau tulisan?</p>
<p><img SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:slHfH6QQww8LUM:http://www.stocktradingrobot.net/stock-trading-robot.gif" BORDER="0" WIDTH="130" HEIGHT="117" ALIGN="right" />Pada dasarnya semua iklan adalah sama, tujuannya menjual sesuatu. Sesuatu tersebut bisa berupa barang, jasa, pengetahuan atau perubahan perilaku. Pastikan bahwa apapun bentuk iklan anda di radio, selalu mengacu pada tujuan dari iklan itu sendiri.<br />
 <a href="http://dianpurnomo.com/2008/06/10/iklan-radio-zonder-gambar-ora-hambar/#more-77" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/06/10/iklan-radio-zonder-gambar-ora-hambar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>kebangkitan nasional ala dian-okta</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/27/kebangkitan-nasional-ala-dian-okta/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/27/kebangkitan-nasional-ala-dian-okta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 06:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/27/kebangkitan-nasional-ala-dian-okta/</guid>
		<description><![CDATA[nah, inilah cerita kebangkitan nasional yang lain, yang kemaren kujanjikan.
hari minggu sore, setelah seharian merawat diri dengan pijet dan lulur, makan bakar-bakaran cumi dan daging merah, tidur selama dua jam, nggak heran dong, kalau bangun jam 4 sore dengan penuh keceriaan. merasa cantik, merasa sehat, merasa kuat.
yang pertama terucap adalah:
dian : okta, ke simpang luma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="right" HEIGHT="266" WIDTH="200" BORDER="0" SRC="http://photos-981.friendster.com/e1/photos/18/95/7225981/1_755919232m.jpg" />nah, inilah cerita kebangkitan nasional yang lain, yang kemaren kujanjikan.</p>
<p>hari minggu sore, setelah seharian merawat diri dengan pijet dan lulur, makan bakar-bakaran cumi dan daging merah, tidur selama dua jam, nggak heran dong, kalau bangun jam 4 sore dengan penuh keceriaan. merasa cantik, merasa sehat, merasa kuat.</p>
<p>yang pertama terucap adalah:<br />
dian : okta, ke simpang luma yuk<br />
okta : hayukk&#8230; naik apa budhe?<br />
dian : naik apa? ya jalan lah&#8230;<br />
 <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/27/kebangkitan-nasional-ala-dian-okta/#more-75" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/27/kebangkitan-nasional-ala-dian-okta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>kebangkitan nasional di semawis</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/26/kebangkitan-nasional-di-semawis/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/26/kebangkitan-nasional-di-semawis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 07:54:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/26/kebangkitan-nasional-di-semawis/</guid>
		<description><![CDATA[jum&#8217;at lalu dapat undangan dari DY yang ngajakin nonton Acapella Mataraman di Semawis. sesuatu yang memang ingin kulakukan, tapi nggak tau kenapa kok nggak ada wartawan atau panitia yang ngundang ya, hehe&#8230; jadi feel blessed diajakin sama DY. sebelum ke semawis, daripada kelaparan kita makan dulu dong. ronde, risoles, wedang kadang. hehe&#8230;  seperti cuman nempel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="right" HEIGHT="133" WIDTH="200" BORDER="0" SRC="http://photos-981.friendster.com/e1/photos/18/95/7225981/1_483579135m.jpg" />jum&#8217;at lalu dapat undangan dari DY yang ngajakin nonton Acapella Mataraman di Semawis. sesuatu yang memang ingin kulakukan, tapi nggak tau kenapa kok nggak ada wartawan atau panitia yang ngundang ya, hehe&#8230; jadi feel blessed diajakin sama DY. sebelum ke semawis, daripada kelaparan kita makan dulu dong. ronde, risoles, wedang kadang. hehe&#8230;  seperti cuman nempel di usus aja ya? hehe..</p>
<p>sampe di sana dengan becak istimewa kududuk dimuka, kira-kira jam setengah 8. belum mulai pasti, karena memang sudah biasa molor. foto sana-sini, tepe-tepe nyari-nyari siapa yang kenal. Eh, ketemu mas Anton Wahyu Gramedia, juga pak Tvbagus RSY.  <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/26/kebangkitan-nasional-di-semawis/#more-74" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/26/kebangkitan-nasional-di-semawis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>GATEL? GARUK !!!</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/22/gatel-garuk/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/22/gatel-garuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 05:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/22/gatel-garuk/</guid>
		<description><![CDATA[Entah berapa orang yang bilang kalau aku gatel. Ok, aku memang mengidap beberapa alergi. Diantaranya adalah, alergi udang yang dimakan tanpa kulitnya, alergi udara dingin dan alergi sinetron Indonesia. Tapi yang paling parah diantara semua alergiku itu adalah, aku alergi nggak punya pacar. Here we go. Mungkin dari sinilah gelar ‘gatel’ itu kudapatkan. So? Terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vuHrHo2-sYZoxM:http://www.geocities.com/Hollywood/6773/images/kiss1.jpg" BORDER="0" WIDTH="108" HEIGHT="120" ALIGN="right" />Entah berapa orang yang bilang kalau aku gatel. Ok, aku memang mengidap beberapa alergi. Diantaranya adalah, alergi udang yang dimakan tanpa kulitnya, alergi udara dingin dan alergi sinetron Indonesia. Tapi yang paling parah diantara semua alergiku itu adalah, aku alergi nggak punya pacar. Here we go. Mungkin dari sinilah gelar ‘gatel’ itu kudapatkan. So? Terus dimana salahku, kalau aku selalu mendapatkan pengganti pacar setelah yang sebelumnya kuanggap tidak up to date lagi?<br />
Oke, baiklah. Aku menyerah. Tidak semua mantan pacarku kuanggap kurang up to date. Karena ada beberapa yang sebaliknya. Mereka menganggap aku kurang up to date lagi. Atau lebih tepatnya, mereka menemukan yang lebih menarik dariku. Hhmmm… aku tidak tahu dari sudut mana mereka memandang itu. Karena sejauh pemahaman tentang diriku sendiri, aku adalah orang paling menarik di dunia. Aku bilang menarik ya. Bukan cantik, pintar, kaya, apalagi beriman. Aku seperti kebanyakan orang. Bukan perempuan yang di hari pertamanya masuk sekolah langsung menjadi pusat perhatian semua laki-laki, dan beberapa diantaranya merasa terintimidasi sampai melihatku seperti gerakan slow motion dalam iklan shampoo. No! Aku bukan perempuan yang seperti itu. Aku adalah Dian yang di hari pertama masuk SMA-nya harus berpura-pura tidak bisa berbahasa Indonesia demi menarik perhatian teman sebangkuku.  <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/22/gatel-garuk/#more-73" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/22/gatel-garuk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>pekerjaan radio harus penyiar ya?</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/21/pekerjaan-radio-harus-penyiar-ya/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/21/pekerjaan-radio-harus-penyiar-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 10:01:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[radio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/21/pekerjaan-radio-harus-penyiar-ya/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah denger acara radio di tahun 80-an yang mengudarakan (cie… bahasanya RRI banget) suara anak-anak TK yang berkunjung ke studio mereka dan satu persatu menampilkan kebolehan mereka. Baca puisi, deklamasi – yang ini sama aja deh kayaknya – terus menyanyi, membaca do’a atau menari? Yang terakhir aku bohong. Karena tidak pernah ada tarian yang bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="left" HEIGHT="83" WIDTH="123" BORDER="0" SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:CSQukWnWBkxJLM:http://kunangkunangku.files.wordpress.com/2007/08/vintageradio.jpg" />Pernah denger acara radio di tahun 80-an yang mengudarakan (cie… bahasanya RRI banget) suara anak-anak TK yang berkunjung ke studio mereka dan satu persatu menampilkan kebolehan mereka. Baca puisi, deklamasi – yang ini sama aja deh kayaknya – terus menyanyi, membaca do’a atau menari? Yang terakhir aku bohong. Karena tidak pernah ada tarian yang bisa ditampilkan di radio. Nah, selain menari, pernah kan mendengar ada acara semacam itu di radio? Pernah dong… Karena ternyata acara seperti itu masih ada kok. Anakku yang masih TK B (d.h. kelas nol besar) pernah melakukannya dan dia tidak henti-henti membanggakan suaranya yang didengarkan oleh banyak orang. Nah, aku juga pernah melakukannya waktu masih kelas nol kecil.<br />
Kami seisi kelas yang Cuma berjumlah 20 orang berangkat ke studio RRI dengan wanti-wanti pada seisi rumah untuk mendengarkan. Sebenarnya ini adalah cara jitu untuk menambah jumlah pendengar radio.  <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/21/pekerjaan-radio-harus-penyiar-ya/#more-72" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/21/pekerjaan-radio-harus-penyiar-ya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PATAH HATI</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/patah-hati/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/patah-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 14:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[love life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/20/patah-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Nggak kehitung berapa kali aku patah hati. Dari mulai yang patah hati beneran sampai patah hati yang dibuat-buat sendiri. Pernah denger, kayak apa patah hati yang dibuat-buat sendiri? I’ll tell you later. Sekarang mau nulis patah hati yang beneran aja. Mumpung momennya pas. Pas lagi patah hati. Pas lagi dengerin One Last Cry-nya Brian McKnight. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:JY0BdGiyjsTDjM:http://www.smh.com.au/ffximage/2007/10/10/tears_lead_wideweb__470x312,0.jpg" BORDER="0" WIDTH="129" HEIGHT="86" ALIGN="left" />Nggak kehitung berapa kali aku patah hati. Dari mulai yang patah hati beneran sampai patah hati yang dibuat-buat sendiri. Pernah denger, kayak apa patah hati yang dibuat-buat sendiri? I’ll tell you later. Sekarang mau nulis patah hati yang beneran aja. Mumpung momennya pas. Pas lagi patah hati. Pas lagi dengerin One Last Cry-nya Brian McKnight. Orang patah hati mana coba, yang lagunya bukan lagu ini? See? Standard banget kan?<br />
Hari ini, dengan kekuatan baja dan besi (bukan kayak hatinya Mulan Jameela di lagu Wonder Woman) aku menyusun kekuatan. Memberanikan diri nanya sama orang yang lagi aku senengin. Soalnya udah terlalu lama nunggu dan membiarkan perasaanku tergantung-gantung tanpa jawaban. Gimana mau terjawab, kalau ditanyain juga enggak! Bodoh!<br />
<img SRC="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:IbcB_ElE3pS2mM:http://www.clipartreview.com/_gallery/_TN/r_512.gif" BORDER="0" WIDTH="96" HEIGHT="75" ALIGN="right" /> <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/20/patah-hati/#more-71" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/patah-hati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>long weekend hilite</title>
		<link>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/lagi-bingung/</link>
		<comments>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/lagi-bingung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 07:42:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diyan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[love life]]></category>

		<category><![CDATA[super kid]]></category>

		<category><![CDATA[wish list]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianpurnomo.com/2008/05/20/lagi-bingung/</guid>
		<description><![CDATA[udah brapa hari nggak posting. jadi pegel&#8230; halah!!
sabtu kemaren dapet undangan dari buka buku production, with mas Tepe inside, juga Windy Gagas Media. Thanks to you.
jadi, ini berhubungan dengan novelku yang udah sejak ratusan tahun lalu dicetaknya kalo gak salah. diajakin ngebedah itu novel. anehnya, novelnya udah gak ada dimana-mana, baru ada bedah-bedahan, qiqiqi..
ya sudahlah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://photos-981.friendster.com/e1/photos/18/95/7225981/1_730562703m.jpg" BORDER="0" WIDTH="200" HEIGHT="150" ALIGN="left" />udah brapa hari nggak posting. jadi pegel&#8230; halah!!<br />
sabtu kemaren dapet undangan dari buka buku production, with mas Tepe inside, juga Windy Gagas Media. Thanks to you.<br />
jadi, ini berhubungan dengan novelku yang udah sejak ratusan tahun lalu dicetaknya kalo gak salah. diajakin ngebedah itu novel. anehnya, novelnya udah gak ada dimana-mana, baru ada bedah-bedahan, qiqiqi..<br />
ya sudahlah, berhubung ini adalah salah satu obsesi, so i took the chalange. sabtu, 17 Mei menjadi salah satu tonggak terwujudnya impianku.<br />
<img SRC="http://photos-981.friendster.com/e1/photos/18/95/7225981/1_179030875m.jpg" BORDER="0" WIDTH="200" HEIGHT="150" ALIGN="right" />pulang dari bedah buku di salatiga, aku ke jogja. JOGJA!! JOGJA!! ketemu sama kembaranku. oh my god, aku nggak akan percaya kalau nggak liat sendiri hasil-hasil fotoku. betapa miripnya aku sama dia. both phisical and mentally. sama-sama penakut, sama-sama suka ngayal, kalo udah main game gak bisa diganggu, perayu ulung, suka nulis, pemarah, dan penyayang.  <a href="http://dianpurnomo.com/2008/05/20/lagi-bingung/#more-70" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianpurnomo.com/2008/05/20/lagi-bingung/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
