Iklan radio, Zonder Gambar, Ora Hambar
June 10th, 2008
Ketika membaca judul Warung Iklan edisi ini, Iklan Radio: Zonder Gambar Ora Hambar, yang pertama kali terpikirkan adalah, audience radio memang tidak punya mata. Atau kalau toh punya indra pelihat, maka indra pelihat itu tetaplah berbentuk telinga. Artinya, pekerjaan yang berhubungan dengan dunia radio ini dituntut untuk bekerja ekstra kuat di sisi audio. Ya iyalah, sejak kapan radio mengeluarkan gambar atau tulisan?
Pada dasarnya semua iklan adalah sama, tujuannya menjual sesuatu. Sesuatu tersebut bisa berupa barang, jasa, pengetahuan atau perubahan perilaku. Pastikan bahwa apapun bentuk iklan anda di radio, selalu mengacu pada tujuan dari iklan itu sendiri.
Read the rest of this entry »
kebangkitan nasional ala dian-okta
May 27th, 2008
nah, inilah cerita kebangkitan nasional yang lain, yang kemaren kujanjikan.
hari minggu sore, setelah seharian merawat diri dengan pijet dan lulur, makan bakar-bakaran cumi dan daging merah, tidur selama dua jam, nggak heran dong, kalau bangun jam 4 sore dengan penuh keceriaan. merasa cantik, merasa sehat, merasa kuat.
yang pertama terucap adalah:
dian : okta, ke simpang luma yuk
okta : hayukk… naik apa budhe?
dian : naik apa? ya jalan lah…
Read the rest of this entry »
kebangkitan nasional di semawis
May 26th, 2008
jum’at lalu dapat undangan dari DY yang ngajakin nonton Acapella Mataraman di Semawis. sesuatu yang memang ingin kulakukan, tapi nggak tau kenapa kok nggak ada wartawan atau panitia yang ngundang ya, hehe… jadi feel blessed diajakin sama DY. sebelum ke semawis, daripada kelaparan kita makan dulu dong. ronde, risoles, wedang kadang. hehe… seperti cuman nempel di usus aja ya? hehe..
sampe di sana dengan becak istimewa kududuk dimuka, kira-kira jam setengah 8. belum mulai pasti, karena memang sudah biasa molor. foto sana-sini, tepe-tepe nyari-nyari siapa yang kenal. Eh, ketemu mas Anton Wahyu Gramedia, juga pak Tvbagus RSY. Read the rest of this entry »
GATEL? GARUK !!!
May 22nd, 2008
Entah berapa orang yang bilang kalau aku gatel. Ok, aku memang mengidap beberapa alergi. Diantaranya adalah, alergi udang yang dimakan tanpa kulitnya, alergi udara dingin dan alergi sinetron Indonesia. Tapi yang paling parah diantara semua alergiku itu adalah, aku alergi nggak punya pacar. Here we go. Mungkin dari sinilah gelar ‘gatel’ itu kudapatkan. So? Terus dimana salahku, kalau aku selalu mendapatkan pengganti pacar setelah yang sebelumnya kuanggap tidak up to date lagi?
Oke, baiklah. Aku menyerah. Tidak semua mantan pacarku kuanggap kurang up to date. Karena ada beberapa yang sebaliknya. Mereka menganggap aku kurang up to date lagi. Atau lebih tepatnya, mereka menemukan yang lebih menarik dariku. Hhmmm… aku tidak tahu dari sudut mana mereka memandang itu. Karena sejauh pemahaman tentang diriku sendiri, aku adalah orang paling menarik di dunia. Aku bilang menarik ya. Bukan cantik, pintar, kaya, apalagi beriman. Aku seperti kebanyakan orang. Bukan perempuan yang di hari pertamanya masuk sekolah langsung menjadi pusat perhatian semua laki-laki, dan beberapa diantaranya merasa terintimidasi sampai melihatku seperti gerakan slow motion dalam iklan shampoo. No! Aku bukan perempuan yang seperti itu. Aku adalah Dian yang di hari pertama masuk SMA-nya harus berpura-pura tidak bisa berbahasa Indonesia demi menarik perhatian teman sebangkuku. Read the rest of this entry »
pekerjaan radio harus penyiar ya?
May 21st, 2008
Pernah denger acara radio di tahun 80-an yang mengudarakan (cie… bahasanya RRI banget) suara anak-anak TK yang berkunjung ke studio mereka dan satu persatu menampilkan kebolehan mereka. Baca puisi, deklamasi – yang ini sama aja deh kayaknya – terus menyanyi, membaca do’a atau menari? Yang terakhir aku bohong. Karena tidak pernah ada tarian yang bisa ditampilkan di radio. Nah, selain menari, pernah kan mendengar ada acara semacam itu di radio? Pernah dong… Karena ternyata acara seperti itu masih ada kok. Anakku yang masih TK B (d.h. kelas nol besar) pernah melakukannya dan dia tidak henti-henti membanggakan suaranya yang didengarkan oleh banyak orang. Nah, aku juga pernah melakukannya waktu masih kelas nol kecil.
Kami seisi kelas yang Cuma berjumlah 20 orang berangkat ke studio RRI dengan wanti-wanti pada seisi rumah untuk mendengarkan. Sebenarnya ini adalah cara jitu untuk menambah jumlah pendengar radio. Read the rest of this entry »
PATAH HATI
May 20th, 2008
Nggak kehitung berapa kali aku patah hati. Dari mulai yang patah hati beneran sampai patah hati yang dibuat-buat sendiri. Pernah denger, kayak apa patah hati yang dibuat-buat sendiri? I’ll tell you later. Sekarang mau nulis patah hati yang beneran aja. Mumpung momennya pas. Pas lagi patah hati. Pas lagi dengerin One Last Cry-nya Brian McKnight. Orang patah hati mana coba, yang lagunya bukan lagu ini? See? Standard banget kan?
Hari ini, dengan kekuatan baja dan besi (bukan kayak hatinya Mulan Jameela di lagu Wonder Woman) aku menyusun kekuatan. Memberanikan diri nanya sama orang yang lagi aku senengin. Soalnya udah terlalu lama nunggu dan membiarkan perasaanku tergantung-gantung tanpa jawaban. Gimana mau terjawab, kalau ditanyain juga enggak! Bodoh!
Read the rest of this entry »
long weekend hilite
May 20th, 2008
udah brapa hari nggak posting. jadi pegel… halah!!
sabtu kemaren dapet undangan dari buka buku production, with mas Tepe inside, juga Windy Gagas Media. Thanks to you.
jadi, ini berhubungan dengan novelku yang udah sejak ratusan tahun lalu dicetaknya kalo gak salah. diajakin ngebedah itu novel. anehnya, novelnya udah gak ada dimana-mana, baru ada bedah-bedahan, qiqiqi..
ya sudahlah, berhubung ini adalah salah satu obsesi, so i took the chalange. sabtu, 17 Mei menjadi salah satu tonggak terwujudnya impianku.
pulang dari bedah buku di salatiga, aku ke jogja. JOGJA!! JOGJA!! ketemu sama kembaranku. oh my god, aku nggak akan percaya kalau nggak liat sendiri hasil-hasil fotoku. betapa miripnya aku sama dia. both phisical and mentally. sama-sama penakut, sama-sama suka ngayal, kalo udah main game gak bisa diganggu, perayu ulung, suka nulis, pemarah, dan penyayang. Read the rest of this entry »
Arisan FeMale Tempo Doeloe
May 15th, 2008
Awalnya dikirain nih acara bakalan sepi, karena udah dibikinnya hari Rabu, midweek, orang lagi sibuk-sibuknya, tanggal tengahan (14 Mei) dan temanya ribet pula. Udah gitu sebelum acara mulai jalan, banyak calon tamu yang diundang mengeluh sama dress code-nya.
Fany : Gak pake dress code gak papa ya? Kita kan pulang kantor Jeng
Dian : Ya udah deh, yang penting pake dress (daripada dia datang bugil, hayo!)
pre wedding part II
May 5th, 2008
harus nulis lagi… harus nulis lagi! gara-gara sabtu-minggu kemaren didatengin deka sama mas gagat, jadi salah satu mimpiku terwujud. jadi camera object… yipiieee
tapi ternyata aku nggak sendiri. aku harus bersaing dengan seorang lagi, yang juga sering merasa bersaing denganku di tempat lain.
hiks… bahasa yang membingungkan. dari sekian ratus foto yang berhasil dibidik ke arah kami, selalu ada deka di dalamnya. kalau nggak ada deka, ada frey,
kalo gak ada mereka berdua, pasti pas lagi burem, atau aku lagi manyun, atau paling parah lagi bersihin mata. mas gagaaaaaatttt!!!!
cinta = dekat?
April 29th, 2008
hari ini sebenarnya dalah hari yang indah. well, actually, it is a beautiful day. indeed. setelah sukses dengan Kartini Hari Ini kemaren, susu beruang yang enak tadi malam, quality sleep, ngobrol sama frey tadi padi, in this case, tega banget lu ta! ngebangunin gw jam 5 pagi, just to make you awake. but it’s great morning with you alive.
sampai akhirnya, seorang teman lama menelpon dari batam. dia seperti layaknya teman lama yang ngajakin ngobrol sana-sini, sampai pada pembicaraan masalah anak.
Read the rest of this entry »
