Ambar Margi; k. Leo

Dengan semua selipan-selipan yang diberikan pada kami, hanya bapak yang tampak tidak terlalu senang. Dia tidak marah, tidak juga menolak, tapi aku melihat raut yang berbeda padanya. Entahlah, mungkin nalurinya sebagai pencarai nafkah di rumah yang tersenggol. Aku tidak tahu. Belakangan ini Bapak memang jauh berbeda. Bukan hanya karena kehadiran...

Read More →