Dijamin akan membosankan membacanya. So get ready for it.
Tanggal 29 Februari jam 3 sore saya dan sahabat saya, Rani menghadiri (cie… menghadiri) undangan peluncuran buku terbaru NH Dini, Argenteuil, Hidup Memisahkan Diri.
Pertama kali kami memasuki ruangan, kami dibagikan goody bag berisi sebuah buku, majalah kadaluwarsa dan sebungkus tissue. Awalnya saya pikir brand tissue itu sedang menitipkan sample-nya. Saya duduk di kursi yang masih kosong. Agak merasa canggung juga sih, karena ternyata 90% yang hadir sudah berusia cukup matang, kalau tidak bisa disebut lanjut.
Saya dan Rani hanya diam di pojok, menjadi saksi sebuah reuni teman dan keluarga. Read the rest of this entry »