missing

I step off the train
I’m walking down your street again and past your door
But you don’t live there any more
It’s years since you’ve been there
But now you’ve disappeared somewhere like outer space
You’ve found some better place

And I miss you – like the deserts miss the rain

Could you be dead?
You always were two steps ahead of everyone
We’d walk behind while you would run
I look up at your house
And I can almost hear you shout down to me
Where I always used to be

And I miss you – like the deserts miss the rain

Back on the train
I ask why did I come again?
Can I confess I’ve been hanging around your old address?
The years have proved to offer nothing since you moved
You’re long gone
But I can’t move on

And I miss you – like the deserts miss the rain

Can’t say anything about this song. It’s like my soul trapped into that train. Hhhhh

← saddest poem
my favorite part →

Author:

Dian Purnomo adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dian lahir 19 Juli 1976 di Salatiga.

  1. Verse:
    Am.. (sampe bosen, walo ada chord lainnya.. Am saja sudah cukup)

    Reff:
    Am F G F
    Am F G F

    Verse:
    Am.. (sampe bosen…)

    Love this song too…
    I miss you.. like the desserts miss the rain..

  2. Angga…
    thanks for the chord
    Aseeekkk, ntar malem bisa main gitar lagu ini. Bosen nyanyi Donna Donna terus…
    😛

  3. huhuhuhu..edan ni lagu tahun 97-annnn disaat aku mulai ngerti lagu lagu n blajar kaset2 uhhh diyannnn…this is great song…malah sekarang di remix banyak banget..apa aku yang ketinggalan sama remixnya yahh..cuman di tempat clubing yang sering aku datengin cieee kemaki clubbing..lagu ini kembali muncul barengan Show Me Love nya Robyn s
    miss uuuuuu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Wong Fu Kie

Dia menarikku turun dari taksi online yang sudah setengah jam tidak bergerak di keramaian pasar, tepat di depan toko yang penuh sesak dengan mainan. Keputusan tepat, hanya lima menit waktu yang kami butuhkan untuk sampai di tujuan. Tetapi dengan mobil, mungkin bisa lebih dari satu jam. Kami meliuk-liuk ala Gal...

Read More →

Banda, Jejak yang Gelap dan Dilupakan

Saya mengaku dosa dulu sebelum menulis ini ya. Sudah lama sekali saya nggak nonton film buatan Indonesia. Saya merasa berdosa, sombong, angkuh, sok Hollywood, name it lah! Saya minta maaf. Setelah ini saya janji akan lebih banyak berinvestasi di XXI dengan nonton film buatan anak negeri. Amin. Baiklah, saya ceritakan...

Read More →

Pasola, Sebuah Budaya Kekerasan

Hari Senin, 20 Maret 2017 adalah salah satu hari keberuntungan saya di awal tahun ini, selain banyak hari-hari lainnya. Dalam perjalanan kerja ke Sumba, tim OnTrackMedia mendapat kesempatan untuk menonton Pasola di Wainyapu Kodi. Sebetulnya kami berniat mengikuti prosesi dari dini hari ketika orang mencari nyale di laut, tetapi kami...

Read More →

Logan, Perlindungan Anak dan Alzheimer

Minggu lalu saya nonton Logan dengan anak saya. Ya, saya boleh disalahkan karena Vanya belum 17 tahun dan dia ikut nonton film penuh kekerasan itu, dan saya mengizinkannya. Tapi rupanya dia punya mekanisme menghindari nonton adegan kekerasan. Tiap ada adegan kekerasan dia memalingkan seluruh wajahnya ke HP dan scrolling entah...

Read More →

Perempuan Tidak Sama dengan Ibu

Selamat Hari Perempuan Sedunia! Hari ini berbeda dari hari-hari lain ketika saya menggunakan google untuk mencari informasi. Biasanya saya selalu senyum senang melihat doodle yang lucu-lucu dan super kreatif. Tapi kali ini, doodle yang muncul agak membuat saya berpikir keras. Doodle hari ini adalah 8 ilustrasi yang menggambarkan perempuan dan...

Read More →

The Last Page

Pagi ini saya berharap bangun pagi dan mendapat keceriaan hari Minggu yang paling berhak saya dapatkan. Tapi rupanya berita yang pertama masuk adalah berita duka. Tommy Page meninggal dunia. Yang bikin lebih miris lagi adalah penyebab meninggalnya karena bunuh diri. Saya segera mencari tahu apa yang terjadi, tetapi kebanyakan informasi...

Read More →

Secret Sender

Malam ini neneknya Vanya menanyakan ke saya, apakah saya mengirim bunga untuk anak saya. Hmmm... sore tadi kita nonton Logan bareng, jadi kayaknya agak aneh kalau saya mengirimkan bunga setelahnya. Kalau ada yang mau saya kirim ke anak saya, adalah makanan. Biar dia nyemil sambil belajar atau baca buku/novel/apapun. Kayak...

Read More →