Sang Burung Merak Tlah Pulang

Selamat jalan sang Burung Merak… kukutipkan salah satu puisi indahmu:

(apdnsemarang.files.wordpress.com)

Sering kali aku berkata,
ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali oleh Nya?
Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan.
Seolah… semua derita adalah
hukuman bagiku.

Seolah… keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,

dan menolak keputusan Nya yang tak sesuai keinginanku.

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanya untuk beribadah… “ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja”

← Arisan FeMale Flowery Party
jangan ganyang malaysia →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. pertamaaaaaaaaaaaxxxxxxxxzzzzzzzzzz

    innalillahi wa’inaillaihi rojiun

    semoga Gusti Allah memberikan tempat sebaik baiknya disisiNYA.. amieeeen

    Salam Sayang

  2. Ternyata sebelum meninggal, doi bikin puisi terakhir.
    Sumber : detikhot

    Aku lemas
    Tapi berdaya
    Aku tidak sambat rasa sakit
    atau gatal

    Aku pengin makan tajin
    Aku tidak pernah sesak nafas
    Tapi tubuhku tidak memuaskan
    untuk punya posisi yang ideal dan wajar

    Aku pengin membersihkan tubuhku
    dari racun kimiawi

    Aku ingin kembali pada jalan alam
    Aku ingin meningkatkan pengabdian
    kepada Allah

    Tuhan, aku cinta padamu

    Rendra
    31 July 2009
    Mitra Keluarga

  3. selamat jalan mas Willy…
    Kritismu, ketidakbiasaanmu, keramahanmu, keluhuranmu, dan namamu tak akan tenggelam oleh waktu. Semoga Tuhan memberi tempat terbaik untukmu….

  4. hmm, belum pernah baca puisi rendra yg seperti itu. salah satu sisi lain dari beragam ekspresi seni begawan puisi dan drama ini.
    selamat jalan rendra, kami tidak melihat ini sebagai musibah dan derita. kami ikhlas menyaksikanmu terbang ke kedamaian sejati.

  5. innalillahi wa inna illaihi roji’un
    semoga dilapangkan dan diterangi kuburnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisiNya, amin

    masih penasaran kenapa dikasih julukan burung Merak 🙂

  6. hmm sebelumnya permisi dulu sama yang punya blog.
    mau menjawab soal julukan burung merak.

    AFAIK, julukan ini bermula ketika Rendra masih di jogja, saat ada seorang teman dari australia yang berkunjung, dan diajak ke gembiraloka, dan saat melintasi kandang merak, ada satu ekor merak jantan yang dikelilingi 2 merak betina,lalu rendra berkata “itulah saya,yang dikelilingi oleh wanita”.

    saat itu rendra memang beristri 2, Sunarti dan Sitoresmi.CMIIW.

    sejak itu dia banyak dipanggil oleh teman2nya dengan si burung merak.

  7. Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh..

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →

Ambar Margi; n. Ujian Pertama

Hari itu matahari bersinar ragu-ragu di kota kecil kami. Aku adalah seorang istri salihah di antara para lelaki di dalam keluarga besar kami. Hari itu aku memakai celana panjang warna hijau tentara, kemeja hitam berhias bunga merah di dada, kerudung merah dengan manik-manik keperakan menempel di kepalaku. Bukan jilbab. Helaian...

Read More →

Lucky Bastard Ep. 1; Hadiah Ulang Tahun ke Bali

Seri Lucky Bastard ini adalah cerita tentang anak manusia yang super beruntung. Nggak cantik-cantik banget, nggak pinter-pinter banget, nggak gigih-gigih amat, kadang baper, kadang semau udelnya. Tapi seluruh dunia suka gitu aja ngasih dia kado yang dia pengenin. Nggak semuanya juga sih. Karena kalau semua yang dia minta dikasih, sekarang...

Read More →