enjoy the silence

Aku jangan disentuh dulu ya
Aku butuh ruang sendiri
Sebentar saja
Aku pastikan akan kembali, jika tidak ada perubahan yang berarti

Diam
Menunggu
Jadi, harus apa aku ketika menunggu?

Aku tidak pandai menyanyi
Dan aku sedang tidak ingin berkemah dengan rombongan sirkusku

Diam
Berpikir

Kadang aku juga suka menyendiri
Sering aku merasa terlalu berisik di sekelilingku sampai aku tidak mendengar suaraku sendiri

Ctak!!
Aku tahu sekarang
Aku akan melakukan sesuatu yang belum pernah kulakukan
Aku akan menari tanpa musik
Aku akan berdansa tanpa pasangan
Sampai bibirku tertarik
Mataku terpejam
Dan seluruh kulitku bersisik

Diam
Kali ini tidak lagi menunggu
Aku duduk di sini kalau kau sempat berpikir aku lari
Tidak menunggu tapi juga tidak pergi
Hanya ingin kau tahu bahwa kadang manusia memang butuh sendiri

Jadi
Sampaikan salamku pada seluruh sendirimu, katakan: aku memantrakan yang terbaik untuknya

← drama
Ubud Writers & Readers Festival →

Author:

Dian adalah penulis novel Kita dan Rindu, Rahasia Hati, Ketika Ibu Melupakanku dan 5 buku lainnya. Lahir 1976, menyelesaikan kuliah di Komunikasi STIK Semarang & Kriminologi UI. Anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibu dari Vanya Annisa Shizuka dan anak-anak lain. Child Protection Advocacy Specialist di Yayasan Sayangi Tunas Cilik. #dianspoint #geocaching #lifeofawriter #lifeofatraveler #workhardtravelwell #luckybastardian #moviegoer

  1. Bah!
    kenapa pulak kau ni?
    KEsambet apaan Bu di Ubud?
    Wakakakakakakkkk…
    Yakin mo menyendiri?
    Tar dikejar hantu baru tau lo Yan..
    Hehe..

    p.s. Your heart tells what u want but your mind tells what u need..

  2. kamu kenapa?
    ….
    jangan nunduk begitu…angkat mukamu
    …..
    kenapa?
    …..
    harusnya aku tahu…bahwa kamu memang belum siap
    ……
    wis ah ….aku pulang
    ……

    (pernah ndak, satu jam penuh kamu didiemin
    tanpa ada sepatah katapun terucap dari bibirnya?)

  3. walopun sudah basi…. tp aq setujuh!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kadang manusia butuh u sendiri…. asal g kbablasen wae yo….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

What to Read Next

figur

Edisi Figur ini akan menjadi chapter baru di dalam hidup blog saya, di mana semua yang ada di dalam kategori ini merupakan persembahan penuh pada orang-orang yang: - Benar-benar ada (bukan tokoh fiksi) - Sangat saya cintai - Berpengaruh dalam hidup saya - Lucunya nggak termaafkan - Memiliki kehidupan yang...

Read More →

Tips Tetap Waras di Dunia yang Menggila

Terpapar informasi-informasi getir tentang terorisme dan bagaimana anak ikut dieksploitasi dilibatkan didalamnya, lalu anak-anak kembali menjadi korban, mau gila rasanya. Lebih gila lagi karena membaca komen-komen di media sosial baik yang pedih getir prihatin dengan kejadian ini, maupun yang nyinyir salah tempat dan akhirnya malah ditangkap yang berwajib. Tergoda untuk...

Read More →

Ambar Margi; n. Ujian Pertama

Hari itu matahari bersinar ragu-ragu di kota kecil kami. Aku adalah seorang istri salihah di antara para lelaki di dalam keluarga besar kami. Hari itu aku memakai celana panjang warna hijau tentara, kemeja hitam berhias bunga merah di dada, kerudung merah dengan manik-manik keperakan menempel di kepalaku. Bukan jilbab. Helaian...

Read More →

Lucky Bastard Ep. 1; Hadiah Ulang Tahun ke Bali

Seri Lucky Bastard ini adalah cerita tentang anak manusia yang super beruntung. Nggak cantik-cantik banget, nggak pinter-pinter banget, nggak gigih-gigih amat, kadang baper, kadang semau udelnya. Tapi seluruh dunia suka gitu aja ngasih dia kado yang dia pengenin. Nggak semuanya juga sih. Karena kalau semua yang dia minta dikasih, sekarang...

Read More →