just a prayer

Tuhan, Allahku saja
Yang menguasakan malam atas siang,
mengakhirkan gelap atas terang
Yang berada dalam jamak walau semua tahu adanya Satu
Kekasih di atas kekasih,
kutitipkan cinta di dalam cemburu,
kutiupkan segala yang kusayang di dalam pelukmu,
karna jariku tak cukup menggenggam semua,
maka jadilah Kau guritaku

Kuyakini semua yang milik hanya berpulang pada Empunya,
seperti layaknya pecinta yang rela menghamba

Di atas perbudakanku atas nafsu,
sesungguhnya lututku terbelenggu, landas di atas tanah-Mu
Belum bisa kumengabdi pada-Mu, sampai sadar mereka atas cintaku,
maka satu yang kuminta,
kuyakin hanya Kau yang punya,
beri aku WAKTU

bandar lampung, 15 Maret 2009 dini hari

← siapakah tuhanmu?
google search →

Author:

Dian adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dia menyelesaikan studi Perlindungan Anaknya di UI tahun 2016 lalu. Saat ini sudah 5 novel yang ditulisnya sendiri, dan 3 buku lain ditulis bersama penulis lain.

  1. yakini Tuhan slalu beri yang terbaik untuk semua….
    i hope doamuw dkabulkanNYA…
    aaaaamiiiiiiiinnnnn

  2. Gavikal sudah pulang, terima kasih kepada sobat blogger atas simpati, empati dan doanya. Let’s do blogging away…

    Cheers, frizzy.

  3. jadi inget monolog 1/3 akhir malam

    kemarin-kemarin aku nggak bisa buka blogmu, nggak tahu kenapa, tapi hari ini bisa, have a nice day ya Dian 🙂

  4. waaaaahhhhhhhhh….

    lama gak berkunjung, dateng-dateng disuguhi puisi yang mengena dihati…

    tya jadi terharu kelu…

    suer, puisinya dalem banget mbak….

    btw, mbak sehat2 aja kan??

  5. terima kasih, terima kasih teman-teman
    tanggal 19 Maret lalu, bertepatan sama ultah my big brother, bapak udah boleh pulang.
    sekarang lagi recovery di rumah.
    matur nuwun doanya…

  6. Time..
    ya..sometimes we just need time.
    And hopefully you’ve got the time 🙂

    Bandar Lampung? I was there for about 5 years

  7. Kenalilah diri sebenar benar dirimu
    Maka tiadalah kau mampu untuk tengadah
    Apalagi berjalan dengan penuh kesombongan
    Melainkan bertekuk lutut menangis
    dalam penyerahan dan ketiada dayaan
    Salam Sayang

  8. terima kasih kang
    si akang selalu memakai bahasa yang mendinginkan.
    hhh… kulkas bisa tak laku kalau semua orang seperti kau, kang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Wong Fu Kie

Dia menarikku turun dari taksi online yang sudah setengah jam tidak bergerak di keramaian pasar, tepat di depan toko yang penuh sesak dengan mainan. Keputusan tepat, hanya lima menit waktu yang kami butuhkan untuk sampai di tujuan. Tetapi dengan mobil, mungkin bisa lebih dari satu jam. Kami meliuk-liuk ala Gal...

Read More →

Banda, Jejak yang Gelap dan Dilupakan

Saya mengaku dosa dulu sebelum menulis ini ya. Sudah lama sekali saya nggak nonton film buatan Indonesia. Saya merasa berdosa, sombong, angkuh, sok Hollywood, name it lah! Saya minta maaf. Setelah ini saya janji akan lebih banyak berinvestasi di XXI dengan nonton film buatan anak negeri. Amin. Baiklah, saya ceritakan...

Read More →

Pasola, Sebuah Budaya Kekerasan

Hari Senin, 20 Maret 2017 adalah salah satu hari keberuntungan saya di awal tahun ini, selain banyak hari-hari lainnya. Dalam perjalanan kerja ke Sumba, tim OnTrackMedia mendapat kesempatan untuk menonton Pasola di Wainyapu Kodi. Sebetulnya kami berniat mengikuti prosesi dari dini hari ketika orang mencari nyale di laut, tetapi kami...

Read More →

Logan, Perlindungan Anak dan Alzheimer

Minggu lalu saya nonton Logan dengan anak saya. Ya, saya boleh disalahkan karena Vanya belum 17 tahun dan dia ikut nonton film penuh kekerasan itu, dan saya mengizinkannya. Tapi rupanya dia punya mekanisme menghindari nonton adegan kekerasan. Tiap ada adegan kekerasan dia memalingkan seluruh wajahnya ke HP dan scrolling entah...

Read More →

Perempuan Tidak Sama dengan Ibu

Selamat Hari Perempuan Sedunia! Hari ini berbeda dari hari-hari lain ketika saya menggunakan google untuk mencari informasi. Biasanya saya selalu senyum senang melihat doodle yang lucu-lucu dan super kreatif. Tapi kali ini, doodle yang muncul agak membuat saya berpikir keras. Doodle hari ini adalah 8 ilustrasi yang menggambarkan perempuan dan...

Read More →

The Last Page

Pagi ini saya berharap bangun pagi dan mendapat keceriaan hari Minggu yang paling berhak saya dapatkan. Tapi rupanya berita yang pertama masuk adalah berita duka. Tommy Page meninggal dunia. Yang bikin lebih miris lagi adalah penyebab meninggalnya karena bunuh diri. Saya segera mencari tahu apa yang terjadi, tetapi kebanyakan informasi...

Read More →