frey… this is for you!!!

hari ini seneng, karena frey, my life companion akhirnya diwisuda juga. jadi… temanya hari ini adalah: PAMER FOTO AJA AHHH

yang pertama… tentunya yang punya hajat lah… frey nababan, alias kutu, alias batak, alias kayu glondongan, alias tukang tidur, alias pemakan segala, alias the survivor, alias lulusan terbaik dari komunikasi dengan IPK 3,7… MINORITAS!!!!

this is the happy parent. om nababan, mama dokter, dan mempelai yang berbahagia

nah, kalo ini keluarga bahagianya. bapak tua, papa anggin, ibu dian, dan neysa, juga bunga dari pandora. ndo.. kayak gitu tuh, bentuk bunganya. cantik kan?

masih ada lagi nih… si kuda lumping pemakan bunga dan perias pengantinnya. btw, kalo frey keliatan ok banget, that’s because of perias dadakannya. gila!!! aku mau buka salon ah…

and this is us. the nababans plus pakdhe budhe, dan seorang penyusup sejati, dian purnomo. buat monang yang gak ikut, yah… rugi lu! buat ndo yang masih mengendap di jerman, aku bisa kok ternyata bikin kakak kamu pake maskara, eye shadow dan lipstick. yippiee.. mama seneng banget tau nggak.. buat aya the photograper. resiko ya bos! namanya juga tukang poto, jangan berharap wajahnya sering nongol. buat wiwit, di wisuda S2-nya kamu harus ada ya…

sekarang pertanyaan terbesarnya: KAPAN GILIRANMU DIAN???

← merayakan diri, 32 and then...
arisan female di excelso →

Author:

Dian Purnomo adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dian lahir 19 Juli 1976 di Salatiga.

  1. hahahahaa…makasih yak mb dian=)akhirnya aku bsa ngeliat si gembul kakakku satu itu d wisuda!!!xphihihihi…trs ngeliat dia dandan,pake kebaya…hahahaha…sdikit sedih aku g ada dsana=(tp gpp udah diwakilkan..;)
    btw,bunganya bagus….makasih yak!!

  2. wah makasih2 untuk teman,sahabat,dan saudara2 saya yang menghantarkan hingga ke titik ini…(eh sebentar2, ini bukan acara grammy ya? hehehe)
    sebenernya, cuman mau bilang terimakasih ya ini sangat berarti…thank you so much…dan mudah2an akan ada isi tentang wisudaan lagi dengan dian sebagai tokoh utamanya…yipeee…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Wong Fu Kie

Dia menarikku turun dari taksi online yang sudah setengah jam tidak bergerak di keramaian pasar, tepat di depan toko yang penuh sesak dengan mainan. Keputusan tepat, hanya lima menit waktu yang kami butuhkan untuk sampai di tujuan. Tetapi dengan mobil, mungkin bisa lebih dari satu jam. Kami meliuk-liuk ala Gal...

Read More →

Banda, Jejak yang Gelap dan Dilupakan

Saya mengaku dosa dulu sebelum menulis ini ya. Sudah lama sekali saya nggak nonton film buatan Indonesia. Saya merasa berdosa, sombong, angkuh, sok Hollywood, name it lah! Saya minta maaf. Setelah ini saya janji akan lebih banyak berinvestasi di XXI dengan nonton film buatan anak negeri. Amin. Baiklah, saya ceritakan...

Read More →

Pasola, Sebuah Budaya Kekerasan

Hari Senin, 20 Maret 2017 adalah salah satu hari keberuntungan saya di awal tahun ini, selain banyak hari-hari lainnya. Dalam perjalanan kerja ke Sumba, tim OnTrackMedia mendapat kesempatan untuk menonton Pasola di Wainyapu Kodi. Sebetulnya kami berniat mengikuti prosesi dari dini hari ketika orang mencari nyale di laut, tetapi kami...

Read More →

Logan, Perlindungan Anak dan Alzheimer

Minggu lalu saya nonton Logan dengan anak saya. Ya, saya boleh disalahkan karena Vanya belum 17 tahun dan dia ikut nonton film penuh kekerasan itu, dan saya mengizinkannya. Tapi rupanya dia punya mekanisme menghindari nonton adegan kekerasan. Tiap ada adegan kekerasan dia memalingkan seluruh wajahnya ke HP dan scrolling entah...

Read More →

Perempuan Tidak Sama dengan Ibu

Selamat Hari Perempuan Sedunia! Hari ini berbeda dari hari-hari lain ketika saya menggunakan google untuk mencari informasi. Biasanya saya selalu senyum senang melihat doodle yang lucu-lucu dan super kreatif. Tapi kali ini, doodle yang muncul agak membuat saya berpikir keras. Doodle hari ini adalah 8 ilustrasi yang menggambarkan perempuan dan...

Read More →

The Last Page

Pagi ini saya berharap bangun pagi dan mendapat keceriaan hari Minggu yang paling berhak saya dapatkan. Tapi rupanya berita yang pertama masuk adalah berita duka. Tommy Page meninggal dunia. Yang bikin lebih miris lagi adalah penyebab meninggalnya karena bunuh diri. Saya segera mencari tahu apa yang terjadi, tetapi kebanyakan informasi...

Read More →

Secret Sender

Malam ini neneknya Vanya menanyakan ke saya, apakah saya mengirim bunga untuk anak saya. Hmmm... sore tadi kita nonton Logan bareng, jadi kayaknya agak aneh kalau saya mengirimkan bunga setelahnya. Kalau ada yang mau saya kirim ke anak saya, adalah makanan. Biar dia nyemil sambil belajar atau baca buku/novel/apapun. Kayak...

Read More →