belajar dari crochet

Tiga bulan belakangan ini lagi rajin-rajinnya belajar crochet. Crochet, ok… bukan knitting. Atau lebih tepatnya adalah belum knitting. Menemukan peralatan dan benang yang bagus di Jogja nggak gampang ternyata. *Alasan buat sering-sering balik ke Semarang*

Nah, crochet terakhir yang kubuat adalah syal ziq zag berwarna ungu. Ini adalah syal pertama yang kubuat untuk menghadiahi diri sendiri di hari ulang tahun nanti. Jadi, gimana caranya, di hari umurku bertambah nanti, ini syal mesti udah jadi. Nah, karena ini syal dari awal udah diimani ke-zig-zagannya, maka mesti sering-sering increase decrease. Kalau nggak paham istilah ini, mmm… bahasa Indonesianya adalah, mengurangi dan menambah jumlah rantai. Halah!! Tetep nggak mudah dimengerti ya. Kayak gini nih, bentuknya:

Ok, itu nggak usah dipermasalahkan. Yang pengen kuceritakan di sini adalah increase dan decrease itu membutuhkan perhatian khusus. Nah anehnya, aku sering kali merasa increase dan decrease lebih sering terjadi di bidang gelap. Which means, butuh perhatian khusus khusus. Padahal itu nggak mungkin terjadi, karena warnanya seimbang. Jadi pasti jumlah terang dan gelap sama. Kayak pagi dan malam deh. Nah, karena lagi hobi menganalisa, maka analisaku adalah:

  • membuat crochet atau rajutan itu seperti menjalani hidup *mata menerawang ke langit*
  • kita sering gak sadar kalau sedang diberi anugerah (analogi untuk warna terang) dan lebih sering nyadar kalau lagi kesusahan (warna gelap)  lalu marah-maran dan nuduh Tuhan nggak adil
  • hidup itu mesti sabar dan dijalani *tangan mengepal ke atas* seperti rajutan saya yang nggak akan selesai kalau cuma diumik-umiki setiap hari

Kayaknya pelajaran hidup yang bisa saya ambil dari crochet cukup sampai di sini hari ini. Kalau anda tidak paham juga, klik ini deh. Dijamin semakin bingung. Hehe…

← 7 things about me
Vanya kelas 2 & the Marie Antoniette Award →

Author:

Dian adalah penulis yang memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial dan kejahatan. Dia menyelesaikan studi Perlindungan Anaknya di UI tahun 2016 lalu. Saat ini sudah 5 novel yang ditulisnya sendiri, dan 3 buku lain ditulis bersama penulis lain.

  1. Met mlem.. Maaf OOT..
    Saya minta dukungannya di kontes ngeTop ngeTren yaa sob.
    Caranya gmpg banget,, cuma pokoknya kasih komentar di postingan saya..
    Makasih sebelumnyaa.. 🙂

  2. iya ya.. koq gak ada gambarnya….
    jadi tuing2 nih kepala kalo cuma baca tulisannya ajah mah… 😆
    koq sayah jadi nyasar kesini y…?!!!

  3. Waaaakaakaakakak.. tak kirain bikin makanan.. baru saja mau teriak mintaaaaaa.. eee.. gak tahunya syal yaa.. hehehe..
    Salam Sayang

    *linksdahoke*

  4. Aku pernah belajar knitting dan kristik (bener gak sih nulisnya, hehe…). Kalo Crochet kayak gimana ya? Ada fotonya kah? Thanks 🙂

  5. Salut kepada sebuah ketelatenan di jaman serba instant….kalau saya gak salah pemahaman….bikinnya lama ya mbak….harganya mahal pastinya….

  6. saya juga pengen bisa tu, merajut…
    pengen bisa bikin sweater tapi sampe sekarang cuma bisa bikin taplak meja yang aneh banget dah jendal-jendul di mana2…

    dan iya tu, bu…
    mesti dijalani… nggak perlu kebanyakan dipikir… ntar gak sampe2 ke tujuan sebenernya…

  7. horeee… udah ada gambarnya!!
    yak, pemesanan-pemesanan sudah bisa dimulai. silahkan. color, shape and price by request, hehehe

  8. jangankan dari crochet, dari roda pedati lusuh aja kita bisa ambil pelajaran hehehe
    idih…idih…who am i to argue?

    siip coy siipp….jangan lupa bikin buat anakmu… 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What to Read Next

Pengabdi Setan, Film Pemersatu Bangsa

Sudah nonton film remake karya Joko Anwar ini? Kalau belum, sudah dapat spoiler-an atau mendengar kehebohannya? Sekedar informasi, untuk yang nggak suka sama film horror, percayalah postingan ini sama sekali tidak membahas hal-hal traumatis dalam film. Saya sama penakutnya dengan Anda :D Dua pekan lalu saya terhasut dan kemudian ikut...

Read More →

Gelombang dan Tidur

Jika seorang manusia mati di usia 60, maka dia menghabiskan kurang lebih 20 tahun hidupnya untuk tidur. Ini perhitungan kalau rata-rata orang tidur 8 jam per hari. Wow! Kalau ditotal jadi banyak banget ya jatah tidur kita? Tapi memang itu yang disarankan dokter bukan? Karena kalau kita tidur kurang dari delapan...

Read More →

Privacy?

Anda yang punya kartu kredit mungkin sering mengalami apa yang saya alami seminggu ini. Saya: Halo! Dia: Selamat siang dengan ibu Dian, saya dari xxx bank ingin mengkonfirmasi sebentar mengenai kartu kredit ibu Saya: Aduh mas, saya sedang nunggu telepon dari Gojek nanti aja lagi teleponnya ya. Sehari kemudian, karena...

Read More →